Cegah HIV/AIDS Perlu Kerja Keras 2010-12-02 05:26:27
SAMARINDA-Peningkatan pengetahuan dan wawasan terhadap bahaya HIV/AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome) dan kepedulian semua pihak sangat diperlukan. Sehingga setiap orang terbuka akan masalah HIV/AIDS dan semakin banyak orang yang terlibat dalam upaya pencegahan. “Kita perlu kerja keras dan dukungan semua pihak guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk upaya penanggulangan HIV dan AIDS,” kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat yang disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Prof Dwi Nugroho Hidayanto pada Sosialisasi Hari AIDS Sedunia di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (1/12). Menurut dia, sejak 1 Juli 2010 tersedia dana penanggulangan secara komprehensif di 33 provinsi dan sekitar 150 kabupaten dan kota yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), anggaran pendapatan belanja negara (APBN) maupun bantuan luar negeri. Namun demikian, perlu diketahui bahwa bantuan luar negeri hanya bersifat sementara dan merupakan dana pelengkap, bukan sumber dana utama. Tanggung jawab pembangunan kesehatan tetap merupakan tanggung jawab bersama. “Apalagi epidemi ganda AIDS dan narkoba menimbulkan banyak kerugian jiwa dan menghancurkan masa depan generasi bangsa. Kini saatnya secara bersama-sama mencegah penularan lebih luas dengan memberikan ruang komunikasi terbuka dan memberikan informasi yang benar, serta bertanggung jawab melalui jalur pendidikan formal dan informal di masyarakat,” ajaknya. Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan Kaltim Abdul Wahab mengatakan tujuan sosialisasi ini untuk memobilisasi kesadaran masyarakat, khususnya anak remaja untuk melindungi dan menghindarkan diri dari bahaya HIV/AIDS. “Sosialisasi bahaya AIDS ini guna meningkatkan kepedulian dan komitmen pemerintah, serta masyarakat agar secara bersama melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan HIV/AIDS di Kaltim. Serta meningkatkan partisipasi aktif dunia pendidikan terhadap upaya antisipasi melalui jalur pendidikan, baik formal maupun nonformal,” kata Abdul Wahab. Tema peringatan Hari AIDS Sedunia 2010 ini, yakni Akses Universal dan Hak Asasi Manusia dengan Peningkatan Hak dan Akses Pendidikan Guna Menekan Laju Epidemi HIV. Pada kesempatan tersebut dilakukan pembacaan Testimoni Suara Hati Remaja oleh Luly Rinda Handayani dan puisi Selaksa Sesal dibacakan Siti Suwarni, keduanya siswi SMAN 2 Samarinda.mar
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...