Warga Bengkuring Blokir Jalan2010-12-02 05:56:41
SAMARINDA-Meski hujan, Rabu (1/12), masyarakat Perumahan Bengkuring Sempaja Utara dan Selatan tetap melakukan aksi memblokir jalan, karena akses jalan utama Perumahan Bengkuring di Jl Padat Karya rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Akibat pemblokiran jalan itu, ratusan kendaraan tidak dapat melintas. Bahkan pelajar harus berjalan kaki ratusan meter untuk mencari angkot ke sekolah. Haji Supomo, warga Gang Sayur Bengkuring Sempaja Selatan, kepada Poskota Kaltim sangat mendukung aksi warga Perumahan Bengkuring memblokir jalan. "Kita tidak bisa mengatakan tidak mendukung aksi ini. Karena itu murni kepentingan bersama, dan tidak untuk kepentingan perorangan atau usaha lainnya," kata Supomo. Menurut dia, jalan rusak yang telah lama tidak mendapat perhatian pemkot ini sangat merepotkan warga. Selain kerap terjadi kecelakaan lalu lintas, aksi premanisme dan kejahatan juga terjadi. "Beberapa waktu lalu, ada seorang wanita menjadi korban penjambretan di jalan rusak ini," tegas Supomo. Belum lagi, kata dia, apabila hujan, jalan ini menjadi sumber bencana, karena jalan terendam banjir, sehingga beberapa warga terjatuh. Melalui aksi ini, menurut dia, warga meminta Pemkot Samarinda segera memperbaiki jalan tersebut. Selain itu, Pemkot mesti menutup semua aktifitas pertambangan didaerah itu. Sebab, kata dia, selain tak berpihak kepada kepentingan masyarakat Bengkuring, aktifitas tambang itu juga membuat drainase dan jalan menjadi tidak terawat dan mudah rusak. Sedangkan Rudi Kopeng selaku koordinator aksi warga Bengkuring mengatakan bahwa aksi ini merupakan keprihatinan warga Bengkuring atas musibah yang terjadi di Bengkuring. Selain banjir yang kerap melanda daerah Bengkuring, warga juga terganggu akibat debu cukup tebal ketika kendaraan pengangkut batubara melintas di jalan tersebut. Bahkan tak jarang menimbulkan kecelakaan lalu lintas, yang disebabkan debu tebal dan jalan yang rusak. M4n
|