Asisten III Janji Tutup TambangAksi Demo Warga Bengkuring Tutup Jalan
05:57:16 2010-12-02
SAMARINDA-Akhirnya, Pemkot Samarinda berjanji akan menutup semua tambang di Jl Padat Karya, karena dinilai tidak memberikan nilai positif bagi masyarakat Bengkuring. Hal ini diungkapkan Assisten III Pemkot Samarinda Ridwan Tassa saat menemui para warga yang menutup Jl Padat Karya, Rabu (1/12) kemarin. Ridwan Tassa yang datang bersama Kepala Dinas Pertambangan Kota Rusdi HR mengatakan bahwa jalan rusak di Jl Padat Karya tak hanya merepotkan warga Bengkuring, namun juga pejabat pemkot yang bermukim di Bengkuring. "Saya saja prihatin dan ngeri melihat jalan rusak akibat kegiatan tambang ini. Saya sudah berkonsultasi dengan Walikota. Hasilnya, tambang ini akan ditutup," kata Ridwan. Tidak hanya itu, lanjutnya, Pemkot akan meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi didaerah ini menutup kembali lubang-lubang bekas tambangnya. Khusus jalan yang rusak, kata dia, dalam satu dua hari akan segera ditutup menggunakan timbunan tanah atau batu, sebelum nanti akan disemen agar kualitas jalan lebih tahan lama. Drainase jalan akan segera diperbaiki, supaya banjir yang kerap terjadi dikawasan ini tidak lagi terjadi. Pada kesempatan itu, Ridwan Suwidi dan Kadis Pertambangan diarak warga untuk melihat kerusakan jalan dan dampak adanya pertambangan di wilayah Bengkuring. Tampak pula dalam rombongan yang meninjau jalan yang rusak, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Sarwono. Kepada poskota Kaltim, Sarwono mengaku prihatin melihat kondisi jalan di Bengkuring. Sarwono mengaku setuju langkah yang diambil Pemkot Samarinda untuk menutup tambang di kawasan tersebut. "DPRD Kota Samarinda mendukung langkah Pemkot untuk menutup tambang, dan DPRD meminta agar Pemkot segera menekan pengusaha tambang untuk memperbaiki lingkungan," kata Sarwono. M4n
|