2010-12-03  08:34:06

SAMARINDA—Pemkot Samarinda melalui Badan Narkotika Kota (BNK) Samarinda terus memperlihatkan keseriusan dan prestasi di lapangan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Bahkan tahun 2011, Pemkot Samarinda bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) akan membangun Pusat Terapi dan Rehabilitasi untuk penanganan korban narkoba.
“Lokasinya terletak di jalan raya Samarinda-Bontang, tepatnya di kelurahan Tanah Merah dengan luas lahan 8,5 hektar. Pusat terapi dan rehabilitasi ini diperuntukkan bagi korban yang berasal dari Samarinda dan juga Kaltim,” ungkap wakil walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail dalam sambutannya ketika membuka Seminar Anti Narkoba dengan tema langkah-langkah strategis menuju Samarinda Bebas Narkoba 2015 di hotel Grand Sawit, Kamis (2/12).
Dikatakannya,bagi korban atau penyalahguna narkoba diberikan kewajiban untuk menjalani terapi dan rehabilitasi yang disediakan oleh pemerintah sesuai UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Disamping itu, Nusyirwan mengatakan P4GN dilakukan dengan membangun upaya pencegahan yang berbasis masyarakat, berbasis sekolah dan berbasis lingkungan kerja, termasuk di dalamnya melalui jalur pendidikan sekolah maupun luar sekolah, dengan menggugah dan mendorong kesadaran, kepedulian dan keaktifan masyarakat.
Begitu pula terhadap pelaksanaan penegakan hukum, sebutnya harus dilakukan secara tegas, konsisten dan sungguh-sungguh sesuai ketentuan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.
“Menangkal lebih baik daripada mengobati. Makanya kita akan melakukan berbagai strategi dan pola dalam P4GN ini, dan yang penting lagi kerjasama dengan semua pihak. Tidak bisa tangan BNK banyak, tapi tangan BNK diperbanyak dengan stake holder,”imbuhnya.
Pada seminar sehari yang diikuti Barisan Anti Narkoba (BAN) Kelurahan,. BAN Kampus, LSM dan berbagai organisasi lainnya ini dihadiri pula Sulistyana sebagai pembicara dari BNN Jakarta.
Terkait hasil seminar, Nusyirwan menyarankan bahwa rumusan yang dihasilkan supaya yang nyata, bukan hanya wacana. “Jangan sampai rekomendasi ada 7, tapi dilaksanakan hanya 3. lebih baik rekomendasinya 4, tapi dilaksanakan semuanya,” pungkas Nusyirwan yang menjadi wakil ketua BNP Kaltim mendampingi ketua BNK Kaltim Jurnalis Ngayoh. hms2/adv

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...