Anggota Dewan Dukung Program BPN KaltimGratiskan Sertifikasi Tanah Bagi Warga Miskin
08:36:40 2010-12-03
SAMARINDA-Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PDI-P Marten Rerung mendukung program Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaltim, yang menggratiskan 15 ribu sertifikat tanah kepada warga miskin di seluruh Kaltim. Apalagi, program itu dapat meminimalisir persoalan sengketa tanah dan memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah. "Program BPN Kaltim patut kita dukung. Dan, BPN Kabupaten/Kota sudah selayaknya mendukung program BPN Kaltim. Di Samarinda sendiri, khususnya di daerah pinggiran hampir 90 persen tanah milik warga miskin belum bersertifikat," ungkap Marten Rerung, Kamis (2/12). Menurut dia, berdasarkan hasil survey dan observasi di masyarakat, misalnya di Mangkupalas ada 3 RT, dari 1.700 rumah, ternyata baru 60 rumah yang bersertifikat. "Kita berharap agar program tersebut digalakkan dan benar-benar dapat membantu masyarakat, bukan hanya slogan keinginan tanpa dibarengi kesiapan kinerja dan aparat BPN," ucapnya. Dia meminta pemerintah dapat memberikan penegasan item pelayanan yang digratiskan. Sebab, fakta dilapangan, ternyata tak ada pelayanan sertifikasi tanah yang gratis. Diketahui, bahwa tahun 2010 ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaltim memprogramkan 15 ribu Sertifikat tanah gratis kepaa warga miskin di seluruh Kaltim. Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaltim, Subowo Merru mengatakan program ini telah berjalan dan paling banyak adalah daerah Kutai Kartanegara dan Kutai Timur. Selain sertifikasi tanah, juga pemberian tanah kepada warga miskin yang diserahkan pada peringatan hari UPA beberapa waktu lalu. "Untuk tahun 2011 mendatang, BPN Kaltim menargetkan 22 ribu pemberian sertifikat gratis. Tujuannya program itu agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. Sebab sasaran program itu adalah para petani juga pelaku UKM. Untuk progranm pembelian tanah dengan sertifat gratis itu, pemilik tanah tidak boleh menjual selama 10 tahun. Tujuannya agar mereka benar-benar mengelola tanahnya dengan baik," kata Bowo. sob
|