Tahun Baru Harus Jadi Motivasi Diri2010-12-07 15:33:12
TANJUNG REDEB- Memasuki Tahun baru 1 Muharram 1432 Hijriah,di kabupaten Berau yang secara seremonial dimeriahkan dengan pawai 1 Muharram, merupakan implementasi betapa semangat dan gairah ber Islam dan karakter Islami disimbolkan dengan berbagai atribut yang mencerminkan nilai-nilai Islam yang cukup kental . “Tentu saja kita berharap bahwa ini bukanlah sekedar simbolisasi yang kosong makna, namun hendaknya semua pihak yang terkait di Republik merasa terpanggil untuk mengaktualkan nilai-nilai keislaman,baik di PAUD,TK,SD,SMP,SMA bahkan perguruan tinggi dan seluruh instansi pemerintahah dan swasta hendaknya mengambil hikmah dari acara seremonial tersebut sebagai semangat baru untuk kembali mengantualisasikan ajaran Islam dalam aspek kehidupan,” ujar H Muharram Wakil ketua II DPRD Kabupaten Berau. Ditambahkan apapun profesi yang dijalani, bahwa hanya dengan cara itulah akan didapatkan ketenangan hidup dan kebahagiaan dunia akhirat. “Secara khusus kabupaten Berau, dengan semangat tahun baru 1432 Hijriahmari kita tingkatkan semangat kita untuk mengimplementasikan 2 Perda yang sangat strategis meredam kemungkaran takni Perda pelarangan Miras dan pelarangan Pelacuran agar Berau terwujud menjadi Sanggamyang sesungguhnya,” ujar Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. Sementara Kiayi H Burhanudin Harahap, menghimbau tahun baru Islam dijadikan momentum penting dalam mengevaluasi diri terhadap perjalanan hidup yang telah dilalui. Anggota Komisi I DPRD Berau ini juga meminta agar perayaan tahun baru Islam harus memberikan bekas yang dalam dijiwa umat Muslim menyongsong era masa depan dari semua bidang. “Mulai dari pembangunan mental akhlak, moral dan etika sampai dengan tekad membangun daerah dan bangsa lebih maju lagi,” ujarnya. Dengan harapan besar, perayaan tidak hanya sebatas seremonial melainkan jadi nilai tambah untuk semangat baru. Apalagi menurutnya dengan melihat secara global dunia Islam saat ini, dimana gelombang umat manusia yang memasuki gerbang Islam sangat besar perlu dijadikan motivasi diri agar menjadi individu yang lebih baik dibandingkan dengan pemeluk Islam yang baru minimal ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Perlu juga kita citrakan islam dalam tingkah laku sehari-hari, bahwa kita bisa damai, hidup berdampingan dengan etika social yang menjunjung tinggi hak-hak orang lain,” paparnya. as
|