Hari Ini Pemeriksaan Kesehatan Para CawaliLibatkan 29 orang dokter spesialis
2010-12-07 15:37:41
BALIKPAPAN, Tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Balikpapan kini sudah memasuki persiapan pemeriksaan kesehatan semua calon walikota dan calon wakil walikota Balikpapan periode 2011-2016. Bahkan KPU Balikpapan sudah mempersiapkan para petugas khususnya para dokter spesialis yang mencapai 29 orang untuk ikut terlibat dalam pemeriksaan kesehatan para cawali-cawawali dan hari ini Rabu (8/12) merupakan hari pertama, untuk pemeriksaan kesehatan sedangkan pasangan yang bakal diperiksa adalah dr. Abdul Hakim–dr Wahida. Pada hari kedua Kamis (9/12) pemeriksaan dilanjutkan dan akan memeriksa pasangan Rizal Effendy – Heru Bambang, selanjutnya dihari ketiga Senin (13/12) pemeriksaan pasangan Usamah – Eko, selanjutnya pada hari keempat pada Selasa (14/12) untuk pasangan dr. Bambang Ediyono – Fahruddin dan terakhir pada hari kelima Rabu (15/12) untuk pasangan Syukri Wahid – Usman sehari sebelumnya. Keterlibatan para dokter melalui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Balikpapan bekerja sama dengan tim medical check up (MCU) RS dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) sudah siap melakukan tahapan pemeriksaan kesehatan 5 bakal pasangan calon (balon) wali kota dan wakil wali kota yang rangkaiannya dimulai Rabu (8/12) hari ini di RSUD Kanujoso Djatiwibowo. KPU sudah mengundang dan menjadwalkan seluruh bakal pasangan calon walikota dan calon wakil walikota untuk mengikuti jalannya pemeriksaan kesehatan sampai 15 Desember 2010 mendatang. Sedangkan yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan dari IDI adalah dr Lukman Hatta SpPD berduet dengan dr Erica Lukman SpTHT selaku Ketua Tim MCU. “Total ada 29 dokter spesialis terlibat, 5 dokter umum dan 5 perawat,” kata dr Wahyudi J.S Spo Ketua IDI cab Balikpapan, didampingi Sekretaris dr Jimmy E Kalesaran, MARS dan anggota dr. Sri Juliarty, dalam kesempatan jumpa pers di sekretariat IDI Balikpapan di RS Restu Ibu Balikpapan banyaki penjelasan yang disampaikan terkait pemeriksaan kesehatan para calon. Spesialisasi pemeriksaan, menurut Wahyudi, menyeluruh, meliputi bedah, penyakit dalam, jantung, pembuluh darah, paru, THT, dan kejiwaan, selanjutnya sehari setelah pemeriksaan selesai, Kamis 16 Desember akan digelar rapat pleno hasil pemeriksaan untuk dianalisis oleh masing-masing dokter spesialis dan baru menyerahkan hasil pemeriksaan ke KPU. Selanjutnya KPU akan menjelaskan kalau ada calon yang tidak lulus pemeriksaan kesehatan, IDI tidak berhak mengumumkan hasil itu. Dikatakan, meski ada 4 dokter dari bakal calon pasangan sebagai anggota IDI, itu tidak akan mempengaruhi hasil pemeriksaan, semua sama karena dari modalitas alat yang canggih, tidak bisa memanipulasi seperti fakta deteksi peralatan itu tidak bisa dibohongi dengan pemeriksaan fisik, terang Wahyudi. "Sejauh ini, IDI Balikpapan sudah melaksanakan koordinasi dengan MCU, melakukan rapat bersama dan meninjau kesiapan dan semua sudah tidak masalah, perlengkapan yang kita pakai kelas VVIP, seluruhnya canggih, ini dibiayai negara demi menghasilkan pemimpin yang sehat," ujar Wahyudi. Setiap tahapan pemeriksaan akan dimulai pukul 09.00 pagi dan berlangsung hingga sore hari sampai seluruh proses MCU selesai, sepasang calon menjalani pemeriksaan menyeluruh dan mendalam dengan sebelumnya diwajibkan puasa sejak pukul 23.00 malam. max
|