Penerimaan CPNS Harus Bebas KKN2010-12-07 15:40:24
SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy mengatakan, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dilaksanakan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota saat ini diharapkan dapat diwujudkan dengan baik berdasarkan prinsip obyektif, akuntabel, yakni bebas korupsi kolusi dan nepotisme (KKN), transparan, kompetitif dan tidak diskriminatif. “Seleksi CPNS untuk mengisi kebutuhan formasi pegawai 2010, dilaksanakan secara terbuka, tidak diskriminatif dan bebas KKN,” ujar Gubernur Kaltim dalam sambutan tertulis yang disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Farid Wadjdy pada seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi 2010 di GOR Madya Sempaja Samarinda, Minggu (5/12) lalu. Menurutnya, proses seleksi merupakan langkah awal memperoleh pegawai negeri sipil (PNS) yang memenuhi standar atau kualifikasi yang diperlukan bagi pemerintah daerah. Terutama dalam memberikan pelayanan di bidang pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan. Tahun ini Pemprov Kaltim maupun kabupaten dan kota se-Kaltim mendapat persetujuan penetapan formasi umum untuk pengangkatan CPNS 3.717 orang. Dimana instansi Pemprov Kaltim mendapat jatah 299 orang, terdiri dari 160 tenaga kesehatan dan 139 tenaga teknis. Sedangkan kabupaten dan kota mendapat jatah 3.418 orang, terdiri dari 1.272 tenaga guru, 1.054 tenaga kesehatan dan 1.092 tenaga teknis. “Saat ini pemerintah berusaha menciptakan kinerja yang baik (good governance) yang didukung birokrasi efektif, efesien dan produktif. Karenanya hal itu diperlukan dukungan aparatur (PNS) yang mencukupi, baik jumlah, kualitas, komposisi dan distribusi sesuai kebutuhan riil organisasi berdasarkan analisis jabatan dan perhitungan beban kerja,” timpalnya. Sementara itu, Kepala Bagian Umum Kantor Regional VIII Banjarmasin Perwakilan BKN, Supardi mengatakan keberadaan dan kebutuhan PNS sangat strategis di masyarakat. “Masyarakat menginginkan pegawai yang mampu memberikan pelayanan maksimal, sehingga PNS yang berkualitas dan profesional sudah menjadi kebutuhan bagi pemerintah,” pungkasnya. Sementara itu, peserta tes CPNS yang mengikuti seleksi, 3.177 orang, diperkiran 90 persen yang akan gugur atau tidak lolos seleksi. Karena yang dibutuhkan untuk formasi Pemprov Kaltim hanya 299 orang saja.mar/adv
|