Swasta Harus Berpartisipasi Lestarikan lingkungan 2010-12-07 15:40:49
SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy mengatakan, Dalam peningkatkan pelestarian lingkungan di Kaltim, maka pemerintah melalui dinas maupun instansi terkait serta swasta maupun organisasi atau perkumpulan dan elemen masyarakat dapat menjadi contoh, agar diteladani rakyat. “Pemerintah melalui jajarannya dan pihak swasta serta dukungan organisasi kemasyarakatan lain berhak memberikan contoh terhadap kegiatan yang berwawasan lingkungan,” ujar Gubernur Kaltim Awang Faroek dalam sambutan tertulis yang disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, H Farid Wadjdy baru-baru ini. Artinya, dengan demikian hal itu akan memberikan kesan positif bagi masyarakat dan mendapatkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan. Mengingat selama ini pemerintah telah berupaya mengimbau pelaku usaha melakukan kegiatan yang memperhatikan kelestarian lingkungan. Menurutnya, hanya dengan kesadaran dan kepedulian tinggi serta tindakan nyata untuk memperhatikan lingkungan, akan mampu mengembangkan dan meningkatkan program pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Kaltim. “Pemprov Kaltim melalui program Kaltim Green dan momentum Hari Menanam Pohon, hendaknya dapat menyadarkan semua pihak tentang arti pentingnya menjaga pelestarian lingkungan hidup,” jelasnya. Hanya saja, fakta di lapangan menunjukkan, betapa lingkungan hidup semakin hari semakin memprihatinkan. Hutan dan lahan hijau semakin berkurang, lahan kritis semakin bertambah, terjadinya pengrusakan kawasan pantai dan mangrove serta penjarahan hutan tidak terkendali. Sementara reklamasi bekas pertambangaan belum optimal yang semuanya dapat menimbulkan kerawanan bencana. Padahal masih banyak persoalan lingkungan yang perlu segera dibenahi, antara lain soal limbah domestik, persampahan, pencemaran air, tanah dan pencemaran udara. “Oleh karena itu, penting dalam konteks pembangunan berkelanjutan harus ada upaya nyata dan sungguh-sungguh dari seluruh komponen masyarakat untuk memperbaiki masalah lingkungan tersebut, sehingga persoalan lingkungan hidup tidak mengancam kelangsungan generasi mendatang,” pungkasnya. mar/adv
|