Dewan Imbau Calon TKI tak Terbujuk PJTKI Nakal2010-12-08 15:38:10
SAMARINDA-Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Abdul Djalil Fatah mengimbau calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tidak terbuai bujuk Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang menjanjikan secara berlebihan kehidupan lebih di negera perantauan. Lebih ekstrem, perlakuan tidak manusiawi, seperti disiksa, gajinya tidak dibayar bahkan pelecehan seksual pada TKI wanita. "Ada yang dianiaya sampai bibirnya digunting, luar biasa tidak manusiawi,"cetusnya. Meski TKI bisa dikatakan sebagai pahlawan devisa negara, Abdul Djalil menyayangkan, apakah harus mengorbankan warga Indonesia. "Mau sampai berapa orang lagi korbannya??,"tanyanya. Atas kondisi tersebut sepengetahuan dia, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diketahui sejauh ini tidak pernah memberikan ijin resmi bagi warga asal Kalimantan Timur untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga menjadi TKI melalui penyalur jasa TKI. "Ini kan artinya jika memang ada warga asal Kaltim yang bekerja diluar sebagai pekerja rumah tangga melalui penyalur jasa TKI itu pastin illegal, " paparnya Menurut Djalil jika ada penyaluran jasa TKI asal Kaltim tentu wajib ditindak dengan tegas. "Jangan sampai ketakutan yang dikhawatirkan terjadi pada warga kita, harkat dan martabat kita harus dijaga," pungkas Djalil terdengar tegas. adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...