Dewan Dukung Pemberdayaan PKL2010-12-08 15:38:36
SAMARINDA-DPRD Kota Samarinda mendukung upaya pemerintah kota (Pemkot) Samarinda memberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah kota Samarinda. Tak hanya PKL, jalan lingkungan juga diminta harus diperhatikan. “PKL selama ini seakan susah diatur. Padahal, masalahnya bukan itu. Masalahnya ada disikap yang kurang tegas dari pemerintah sendiri. Selain itu sudah saatnya pemerintah melakukan perbaikan jalan lingkungan,” ujar anggota DPRD Kota Samarinda, Choirul Huda, Rabu (8/12). Dia melihat, kondisi jalan lingkungan sudah demikian memperihatinkan. Banyak lubang dan bahkan ada jalan yang becek dan tidak mulus lagi. Dia menyebut, jalan lingkungan di kawasan pinggiran kota semisal Lempake dan Mugirejo. Jalan lingkungan di wilayah Samarinda Utara ini, sudah demikian memperihatinkan. “Setiap kali kami mengadakan reses keluhan masyuarakat tak lain hanya kondisi jalan lingkungan yang tak diperhatikan. Untuk itu saatnya pemerintah memfokuskan pada masalah ini,” tegasnya. Soal penataan PKL, menurutnya, Pemkot harus mengambil langkah tegas. Kalau hanya razia saja tanpa ada pembinaan dan upaya memberikan solusi dirinya tidak yakin para PKL akan dapat ditertibkan. “Kalau PKL dilarang berjualan di trotoar atau kawasan yang dilarang ya seharusnya pemerintah memberikan solusinya dong. Misalkan dengan memberikan tempat bagi mereka (PKL, Red). Setelah diberikan tempat lantas dilakukan pembinaan dan pemberdayaan agar usaha mereka berkembang,” ujarnya. Hal senada dikemukakan koleganya, Ahmad Sukamto. Politisi dari Partai Demokrat (PD) ini meminta agar penertiban PKL juga diimbangi denhgan pembinaan yang dilakukan secara terus menerus. “PKL kerap kali dianggap sebagai perusak keindahan dan tata kota. Padahal, keberadaan PKL akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, campur tangan pemerintah sangat diharapkan,” katanya. Menyikapi hal itu, Wakil Walikota Samarinda, H Nusyirwan Ismail, belum lama ini mengatakan jalan dan Gang di seluruh wilayah kota Samarinda bakal tidak becek lagi, pasalnya kedepan dalam jangka tiga tahun bakal mulus dengan program semenisasi. Untuk masalah PKL, nantinya akan ditertibkan dan dirapikan. "Pemkot akan bertindak tegas dalam menertibkan PKL, bukan berarti mematikan para PKL, tetapi memanusiakan dan memberdayakannya dan memberikan tempat-tempat berjualan yang lebih baik dan layak. Sehingga kemacetan arus lalu-lintas bisa dikurangi," kata Nusyirwan Ismail. Ia mengatakan, selain itu, program pro rakyat adalah ekonomi kerakyatan,dengan sistim dana bergulir melalui kelompok usaha bersama. Tujuannya untuk mengangkat perekonomian usaha mikro. Sedangkan mekanisme sedang dikaji bagaimana dana itu dikelola dengan baik. Sehingga menjadi bola salju yang membesar dan berkembang di masyarakat. “Selanjutnya ekonomi kerakyatan ini akan dikelola dan diawasi secara serius agar tetap berkembang dan semakin mampu memakmurkan masyarakat,” katanya. sob
|