Kaltim Komitmen Turunkan Emisi Karbon2010-12-08 16:05:45
SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy mengatakan, melalui program Kaltim Hijau (Kaltim Green) Pemprov Kaltim sangat berkomitmen untuk penurunan emisi karbon (CO2) hingga 26 persen pada tahun 2020 mendatang. "Kaltim merupakan jantung pulau Kalimantan (Heart of Borneo), dan untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan, tentu merupakan tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan dan kebijakan di Kaltim dalam upaya mendukung program Kaltim green maupun program nasional untuk menurunkan emisi 26 persen," jelas Farid Wadjdy. Farid menambahkan, dalam upaya mengurangi emisi karbon, berbagai upaya pengembangan inisiatif pelengkap harus segera dilakukan seperti pengembangan metana, pengembangan pabrik-pabrik bubur kertas terpadu, perbaikan pengelolaan ladang kayu, percepatan ekslorasi minyak dan gas maupun peningkatan produktifitas sektor pertanian lainnya. "Karena itu, program Kaltim Green diharapkan nanti memiliki perangkat kebijakan dan action plan yang jelas khususnya mengenai tata kelola pemerintahan maupun program-program pembangunan yang memberikan perlindungan sosial dan ekologis terhadap masyarakat di Kaltim. Bukan itu saja, tetapi juga memberikan jaminan jangka panjang terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,"ujar Farid Menurutnya, ada beberapa inisiatif yang dapat menurunkan emisi karbon, yaitu penerapan kebijakan nihil kebakaran, mengubah prilaku para pembalak hutan. Kemudian reboisasi dan rehabilitasi sebagian hutan yang telah rusak maupun terlantar. Reboisasi dan pengelolaan sumber daya air yang terdapat pada lahan gambut, penggunaan lahan kritis untuk perluasan perkebunan kelapa sawit, ladang perkayuan (HTI) dan pertanian. "Selain itu, diupayakan juga kegiatan dan dukungan terhadap kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah daerah, untuk peningkatan dan pelestarian ekosistem hayati kawasan hutan di Kaltim. Dengan demikian, Kaltim memiliki sasaran menjadikan daerah ini sebagai Kaltim Hijau dalam upaya ikut menurunkan emisi karbon 26 persen," pungkas Farid. mar
|