Keamanan Tanggungjawab Bersama2010-12-10 21:56:49
SAMARINDA-Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengatakan, Kaltim merupakan daerah yang hingga saat ini dikenal cukup terjaga kondusifitas. Namun demikian, kondisi ini harus tetap terjaga dan seluruh masyarakat Kaltim turut bertanggungjawab untuk tetap mempertahankannya. “Kondisi Kaltim yang aman ini sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk tetap mempertahankannya. Sehingga pembangunan yang dilaksanakan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai,” kata Awang Faroek Ishak pada Pelantikan Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Persaudaraan Masyarakat Kaltim (FKDPMKT) dan Sosialisasi Kelembagaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme BNPT) di Ruang Ruhui Rahayu, Kamis (9/12). Menurut gubernur, Kaltim yang memiliki 14 daerah kabupaten dan kota dengan jumlah penduduk mencapai 3,5 juta jiwa tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Bahkan berbagai suku maupun etnis masyarakat luar Kaltim turut mewarnai kehidupan bermasyarakat. "Maka perlu dilakukan upaya-upaya, serta peran aktif tokoh-tokoh masyarakat maupun agama untuk menjalin komunikasi antar suku atau etnis tersebut. Sehingga, masyarakat dapat mengerti dan memahami tentang arti pentingnya keamanan dan kedamaian,"ujarnya. Walaupun pada dasarnya, pemerintah dan aparat keamanan telah ada, serta berwenang untuk melaksanakan penertiban guna terjaganya keamanan dan kedamaian tersebut. Namun peran aktif masyarakat akan lebih besar maknanya. “Karena yang mengetahui sejak dini akan terjadinya suatu konflik maupun permasalahan di dalam masyarakat adalah masyarakat itu sendiri. Dan inilah pentingnya peran aktif masyarakat untuk terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah maupun aparat keamanan, terlebih antar sesama masyarakat,” ujar Awang Faroek. Sementara itu Direktur Kewaspadaan Nasional Dirjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri Kombes Widiyanto mengatakan, setelah dilantiknya pengururus forum ini harus dibuatkan mekanisme maupun program kerja, terutama dalam peran aktif mendukung pemerintah dan aparat keamanan dalam menciptakan, serta menjaga kemanan di daerah. “Forum ini harus mampu menjalankan mekanisme dan program kerja organisasi secara konsekuen, terutama dalam mendukung stabilitas dan kondusifitas daerah. Bahkan dapat menjadi mata dan telinga bagi pemerintah daerah dalam memberikan informasi permasalahan dimasyarakat, sekaligus mampu menjalin komunikasi dengan masyarakat terhadap kebijakan mapun program pemerintah daerah,” harap Widiyanto.mar/adv
|