Seluruh Daerah Harus Bentuk TPIDUntuk Memudahkan Pemantauan Perkembangan Harga inflasi
2010-12-10 22:28:33
SAMARINDA-Untuk mendukung pengendalian harga di Kabupaten/kota, khususnya wilayah yang diukur inflasinya, dapat segera membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Karena itu, diharapkan kabupaten/kota lainnya segera mengikuti langkah pembentukan TPID Provinsi Kaltim dan Kota Balikpapan. Sehingga semua wilayah di Kaltim dapat mudah dipantau perkembangan harga dan inflasinya. "Kedepan secara rutin Gubernur akan mengagendakan rapat khusus pengendalian harga, sehingga TPID di Kab/Kota dapat secara rutin memberikan laporan kepada gubernur untuk dibahas dan dicari solusi-solusi dan langkah-langkah strategis pengendalian harga dan inflasi tentunya dengan daya dukung program-program pemba-ngunan yang saling bersinergi antar SKPD," jelas Sekprov Kaltim H Irianto Lambrie dalam acara jumpa pers, Jum'at (10/12). Menurut Irianto, peran penting Bank Indonesia, BPS, Disperindagkop, Bappeda di Kab/kota dan Provinsi serta instansi-instans terkait harus menjadikan pengendalian harga/inflasi sebagai prioritas mengamankan ekonomi Kaltim dan percepatan pembangunan yang pro masyarakat. Dan, inflasi telah disadari merupakan tanggungjawab bagi semua komponen daerah. Untuk memudahkan pelaksanaan tugas pengendalian inflasi, maka dibentuklah sebuah Tim yang bertugas melakukan evaluasi, pemantauan dan pengendalian terhadap sumber-sumber dan potensi tekanan inflasi daerah serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk mendorong pencapaian target inflasi. "Saat ini selain Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Kaltim , juga telah dibentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Balikpapan. Sesuai dengan laporan Ketua Tim Teknis, upaya pengendalian inflasi telah berjalan dengan baik. Bahkan beberapa rekomendasi kebijakan yang disarankan telah ditindaklanjuti, sehingga peningkatan inflasi di masing-masing daerah menjadi lebih dapat diantisipasi dan relatif stabil,"kata Irinaro Irianto menambahka, tantangan ke depan, di tahun 2011 akan semakin berat. Tahun 2011, dipercaya sebagai kelanjutan momentum perbaikan perekonomian nasional dan daerah. Pertumbuhan ekonomi akan semakin bergairah seiring dengan meningkatnya pertumbuhan perekonomian dunia. "Isu strategis yang menjadi perhatian di Tahun 2011 yaitu; pengembangan komoditas yang memiliki kontribusi besar penyumbang inflasi daerah, koordinasi tim pengen-dali inflasi antar wilayah, progress review kinerja TPID, pemantauan serentak/sidak adhoc, antisipasi cuaca ekstrim (hujan lebat/gelombang tinggi), perbaikan infrastruktur untuk memperlancar distribusi dan tindakan pencegahan penimbunan bahan-bahan pokok dan BBM,"ujarnya.mar
|