Meletakkan Masalah Kessos di TerdepanEks Napi, Anak Nakal, WTS Hingga Waria Dapat Bantuan
2010-12-10 22:40:40
SAMARINDA—Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesejehteraan Sosial (Dinkessos) kembali lagi menyerahkan bantuan sosial kepada warga dan mitra binaan sebagai upaya mengentaskan permasalahan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), yaitu kemiskinan, ketelantaran, ketunasusilaan dan korban bencana. “Ini bukti Pemkot mempunyai itikad baik membantu para penyandang masalah sosial dan organisasi sosial. Atau dengan kata lain, tidaklah benar kalau dikatakan tidak memiliki kepedulian. Kita meletakkan masalah kesejahteraan sosial (Kessos) di terdepan,” ungkap walikota Samarinda dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Walikota H Nusyirwan Ismail pada penyerahan paket bantuan sosial di Dinkessos, Kamis (9/12) lalu. Tak hanya itu, sebut patut para penerima bantuan patut bergembira, karena di tengah keterbatasan anggaran, masih ada bantuan yang disalurkan.”Jangan dilihat nilai atau nominalnya, tetapi rasakan spirit di balik bantuan ini, yakni kita ingin berbagi dan memberi stimulant. Saya lebih suka menyebut bantuan ini sebagai perangsang atau pancingan, sebab pada akhirnya niat serta kreativitas penerimalah yang menentukan. Bukan ada tidaknya bantuan,” imbuh Nusyirwan seraya mengaku ini merupakan instansi pertama yang dikunjungi setelah bertugas selama 16 hari kerja usai dilantik 23 November lalu. Nusyirwan juga mengimbau ketika menerima alat yang rusak supaya segera dilaporkan. “Kita nanti akan melakukan sidak. Jangan sampai melapor rusak saat kami sidak. Harapan kami, alat-alat ini bisa digunakan dan dipotensialkan, jangan sampai dijual. Mudahan, nanti dari sini ada yang menjadi pengusaha sukses,” tuturnya lagi. Sementara kepala Dinkessos H Sulaiman Sade mengatakan PMKS di Samarinda berdasarkan data tahun 2009 jumlah keluarga miskin 28.028 KK, menyusul lanjut usia 6.103 dan penyandang cacat 1.174 jiwa, belum lagi ditambah data tuna susila lainnya yang juga mendapat perhatian dalam penanganannya. Namun demikian, lanjutnya, tahun 2010 ini mereka telah berusaha memberdayakan lebih 2.037 orang melalui program bidang kesejahteraan sosial. Adapun bantuan yang disalurkan kemarin, yakni 12 paket computer untuk kegiatan desain grafis untuk 12 karang taruna, 5 paket tarub dan kursi plastik untuk 5 organisasi sosial, 50 paket usaha untuk kegiatan Kelompok Usaha Bersama (KUBe) berupa peralatan bengkel motor, peralatan cuci motor, peralatan dan bahan jualan kue dan peralatan dan bahan menjahit. Kemudian untuk penyandang cacat berupa 16 unit kursi roda, 15 unit hearing aid, dan 4 paket usaha menjahit. Disamping itu juga memberikan bantuan kepada para tuna sosial yang telah menjalani bimbingan mental dan pelayanan rehabilitas sosial melalui system pelayanan luar panti, antara lain, 4 paket alat bengkel untuk anak nakal, 4 paket peralatan bengkel untuk eks napi, 4 paket peralatan salun untuk anak nakan dan korban narkotika, 2 paket peralatan salon untuk Waria dan 2 paket peralatan salon untuk eks WTS.(hms2)
|