Jukir Lama Diharapkan Masih Tetap Dipakai2010-12-10 22:52:03
BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengupayakan pembenahan terhadap pengelolaan parkir di sepanjang Jl Jenderal Sudirman, Klandasan Kecamatan Balikpapan Utara sebagai tindaklanjut sterilisasi parkir mulai simpang jembatan penyeberangan orang (JPO) depan Plaza Balikpapan sampai simpang tiga Kantor Imigrasi, Klandasan. Rencananya, pengelolaan secara profesional oleh pihak swasta akan diterapkan awal tahun 2011, untuk itu sebelum pengelolaan parkir ini diserahkan kepihak swasta kami harus lakukan pembenahan secara professional dan diharapan semua sudah memahami dan mengerti apa yang diinginkan oleh pemerintah kota kendati masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Walikota Balikpapan, kata Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dishub, Djamhari SE. ‘’Persiapan pengelolaan parkir oleh pihak swasta sudah hampir selesai, tinggal menunggu SK wali kota saja untuk menerapkannya di lapangan, kendati pada mulanya ada beberapa lokasi yang akan dilaksanakan tertib parkir selain kawasan Jl Jenderal Sudirman dimana nantinya akan ditangani pihak swasta namun, pemkot lebih dulu melaksanakan tender atau lelang di kawasan Sudirman selanjutnya tempat-tempat lainnya, berdasarkan informasi yang diterima, tender pengelolaan parkir dimenangkan PT Pasific,’’ kata Djamhari. Kalau dari kajian kita, tambahnya, bukan hanya Sudirman saja, tapi ada jalan-jalan protokol lainnya yang akan ditangani pihak swasta. "Namun kita utamakan jalan Sudirman dulu karena kondisinya memang harus segera ditata,’’ terangnya. Walaupun tender pengelolaan sudah dimenangkan, namun ada beberapa perjanjian bersifat Memorandum of Understanding (MoU), utamanya mengenai pemanfaatan aset pemerintah oleh pihak ketiga dan terkait masalah ini Bagian Perlengkapan sudah menyelesaikan MoU-nya, tapi tetap dikonsultasikan ke Walikota untuk dibuatkan SK-nya, kalau selesai langsung disepakati bersama dan dikerjakan di lapangan, ujarnya lagi. Seperti diketahui, berdasarkan hasil kajian Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta yang ditunjuk sebagai konsultan perencana dalam pembuatan kantong parkir di Balikpapan sedikitnya ada 7 ruas jalan protokol yang memiliki potensi cukup besar diantaranya kawasan Jl Jenderal Sudirman, Achmad Yani, dan Jl Soekarno-Hatta dengan total 41 titik kantong parkir yang bisa dimanfaatkan pengelolaannya. Kalau di Jln. Sudirman sudah bagus, baru menyusul kawasan protokol lainnya ini rencana pemerintah kota dan memang tidak mungkin swastanisasi parkir langsung diserahkan semua kepihak perusahan tapi kita lihat perkembangannya dan itu akan dimulai dari jln. Sudirman, ungkapnya. Teknisnya, pihak ketiga yang memenangkan tender akan mencari titik kantong parkir dan dari titik tersebut akan ditempatkan para juru parkir (jukir) khususnya di sepanjang Jl Sudirman diperkirakan membutuhkan sebanyak 60 orang jukir, yang dibagi menjadi dua shift, siang dan malam harapan kami pihak swasta itu akan tetap menggunakan jasa Jukir yang selama ini berada dilokasi-lokasi mereka apalagi umumnya sudah mendapat pembinaan dari Dishub. Dengan demikian, gaji bulan jukir yang selama ini menjadi beban APBD Balikpapan sebesar Rp. 700.000 lebih per bulan untuk masing-masing jukir, akan dialihkan kepada pihak ketiga sehingga Pemkot tidak terbebani lagi mengeluarkan dana dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dishub sendiri. max
|