Satpol PP Buru Gepeng

Satu Anggota Dilempari Batu

2010-12-13  06:17:12

SAMARINDA-Ratusan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda menggelar razia gelandangan dan pengemis (gepeng). Seorang personel Satpol PP menjadi korban ketika ikut dalam operasi perburuan markas gepeng di kawasan Bandang Raya Solong Jl Gerilya, Samarinda Utara. Personel bernama Mus Mulyanto, mengalami cedera luka pada bagian kepala dan bibir, Jumat (10/12) malam lalu.
Sebelumnya operasi yang dipimpin Kepala Satpol PP HA Rijani menurunkan 150 personel, yang dikerahkan dengan menggandeng 20 personel dari Satpol PP Kaltim dan Samapta Polresta Samarinda.
Misi utama operasi itu adalah menegakkan Perda Nomor 16 Tahun 2001 tentang Penertiban dan Penanggulangan Pengemis dan Anak Jalanan. Satpol PP mengintruksikan kepada 7 personel untuk memantau markas gepeng yang berada lebih jauh lagi sekitar 1,5 kilometer dari areal lokalisasi. Lokasi tersebut juga terhubung dengan Jl Damanhuri dan Jl Pelita 4.
Namun dalam perburuan markas gepeng, kedatangan 7 personel dengan berjalan kaki menaiki jalan setapak yang berada di gunung itu telah diketahui. Rumah yang belum jadi itu seketika langsung kosong, karena gepeng langsung berlarian meninggalkan bangunan itu menuju ke semak belukar.
Karena rumah yang didatangi Satpol PP tidak ada gepeng, ke-7 personel itu kembali. Ironisnya, ketika kembali melalui jalan yang gelap karena tak ada penerangan, ada bunyi dari arah semak-semak yang disusul lemparan batu dari arah kiri jalan mereka. Akibatnya Mus Mulyanto menjadi korban dari aksi pelemparan tersebut. Sehingga para pesonel itu pun langsung meminta bantuan untuk memburu aksi gepeng yang melakukan perlawanan.
"Batu dilempar dari arah kiri. Karena gelap, kami tidak begitu jelas melihatnya. Tapi arahnya dari semak-semak," kata Safrani, anggota Provost Satpol PP yang ikut dalam perburuan markas gepeng.
Atas kejadian itu, Rijani langsung mengerahkan semua personelnya untuk memburu lagi para gepeng yang bersembunyi. Dalam operasi itu, dari jauh sudah terlihat, ada sebuah motor yang langsung kabur ketika melihat anggota Satpol PP ini kembali ke markas gepeng tersebut. Sementara, beberapa dari puluhan personel yang berjalan kaki itu langsung mengejar mereka. Aksi perburuan itu ternyata begitu sulit karena medan yang ditempuh melalui hutan.
Tapi kerja keras aparat ini berbuah hasil, setelah empat gepeng yang bersembunyi berhasil ditemukan. Mereka langsung digiring ke markas Satpol PP di Jl Cempaka.
"Markas gepeng ini dulunya sudah pernah kita bongkar. Di sini umlahnya mencapai 80 orang. Tapi ternyata kini telah utuh lagi. Sehingga kepada anggota, rumah tersebut saya perintahkan untuk dibongkar lagi. Ke depan tidak boleh lagi ada bangunan tersebut," Kata Rijani.aon

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...