Upaya Pemprov Wujudkan Satu Juta Hektar SawitFauzi: Berimbas Perkembangan Sektor Peternakan
2010-12-15 05:03:08
SAMARINDA-Direktur Budidaya Ternak Ruminansia Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian Fauzi Loetan, sangat menyampu positif, rencana Pemprov Kaltim untuk mewujudkan satu juta hektar perkebunan sawit, tentunya akan berimbas dengan sektor peternakan. Terutama dengan program integrasi sapi sawit yang terus diupayakan untuk dikembangkan bagi peternak dan pekebun sawit. “Hasil dari penelitian pengembangan peternakan, khususnya untuk ternak sapi yang telah diintergrasikan dengan sawit. Maka Kaltim dengan program satu hektar sawit akan berpotensi untuk pengembangan ternak sapi sebesar 2,5 juta ekor,”jelas Fauzi Loetan Menurut dia, hasil penelitian tersebut memberikan rekomendasi untuk satu hektar kebun sawit dapat diternak minimal 2,5 ekor sapi. Namun, kalau hanya 20 persen dari luasan perkebunan sawit tersebut untuk kebun plasma yang memelihara ternak sapi, maka jumlahnya tidak mencapai sejumlah itu. Tetapi, 20 persen dari satu juta hektar berarti sekitar 200 ribu hektar. Namun dengan polpulasi ternak sapi yang diperkirakan minimal lima ekor sapi perhektarnya, maka akan didapati jumlah yang cukup besar sekitar satu juta ekor sapi dilahan plasma tersebut. “Itu hanya untuk kebun plasma, namun apabila dilaksanakan dalam keseluruhan lahan sawit sejuta hektar tersebut dengan populasi sapi antara 2 hingga 5 ekor. Maka Kaltim akan menghasilkan populasi ternak sapi sebanyak 2 hingga 5 juta ekor sapi pada 2013,” jelasnya. Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Kaltim H Ibrahim mengatakan apabila program ini benar-benar terwujud, maka Kaltim akan mencapai swasembada daging sapi, bahkan akan mampu mencukupi kebutuhan nasional. “Untuk 2009 saja pemerintah harus mengimpor sapi potong hidup sebanyak 765 ribu ekor dan tahun ini sebanyak 452 ribu ekor. Oleh karenanya, dengan program integrasi sapi sawit saja, Kaltim akan mampu menutupi kebutuhan daging sapi secara Nasional, terutama wilayah Indonesia Timur dan Khususnya Kaltim”jelas Ibrahim.mar/adv
|