Cegah Malaria Ribuan Kelambu Dibagikan 2010-12-15 05:29:57
PENAJAM, Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mulai Jumat pekan tadi membagikan 43.145 kelambu ke 13 desa di 3 kecamatan di wilayah PPU. Ini dilakukan karena perkembangan penyakit malaria yang menyerang warga terus meningkat, untuk itu salah satu pencegahan dilakukan dengan membagikan kelambu kepada warga masyarakat. Seperti diketahui, sepanjang 2010 ini, penyakit malaria yang terjadi dan menyerang warga masyarakat mencapai 1.600 kasus, padahal, Dinkes PPU mengklaim jumlah ini sudah turun drastis dibanding tahun 2009 yang mencapai 2.400 lebih kasus penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk anopheles namun kenyataan yang ada jumlah penderita cukup banyak. Akhir pekan lalu Dinkes Kabupaten PPU mengawali pembagian kelambu pada warga Desa Karang Jinawi kecamatan Sepaku 1, dipilihnya desa ini karena berada di kawasan hutan industri Sepaku sehingga banyak ditemukan kasus malaria. ‘’Kami membagikan sebanyak 498 kelambu di desa ini karena daerah ini menjadi salah satu daerah yang cukup tinggi kasus malarianya,’’ kata Habib, SKM, Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes PPU. Sementara itu, Kepala Puskesmas Induk Sepaku 1 dr Lukasiwan mengatakan, malaria di daerahnya memang masih tinggi, meski demikian, ia mengatakan terus mengalami penurunan dalam kurun 5 tahun terakhir dimana perbulan warga yang terjangkit malaria berkisar 4-6 orang. Pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah pusat yang membagikan kelambu gratis untuk mengurangi penyebaran penyakit malaria di PPU. Masyarakat Karang Jinawi menyatakan rasa gembira atas perhatian pemerintah baik pusat maupun daerah yang cepat menyikapi perkembangan penyakit yang cukup berbahaya ini, beberapa warga langsung menghadiri acara penyerahan kelambu dan menyatakan atas nama warga Karang Jinawi sangat senang karena ini adalah bentuk nyata pemerintah untuk perang terhadap Malaria, kata Rosdiana, Kepala Desa (Kades) Karang Jinawi. Selain desa-desa di Sepaku, beberapa desa di wilayah Penajam dan Sotek juga mendapatkan kelambu anti nyamuk ini, Dinkes mengharapkan, setelah pembagian kelambu ini, jumlah warga yang terjangkit malaria bisa ditekan sekecil mungkin. max
|