Potensi Perikanan Kaltim Capai 339.998 Ton/Tahun

2010-12-15  05:58:51

SAMARINDA-Kaltim  memiliki potensi sumberdaya ikan yang mencapai 339.998 ton per tahun. Potensi itu meliputi jenis karang 470 species, jenis padang lanun 8 species, jenis ikan karang 872 species, dan jenis ikan pelagis 12 species.
Sedangkan potensi luas perairan umum  meliputi sungai, danau, dan rawa sebesar 2.773.973 hektar, luas perairan payau 225.000 hektar, dan luas hutan mangrove 447.000 hektar.
"Revitalisasi kelautan dan perikanan Kaltim diarahkan pada peningkatan produksi dengan target dan sasaran peningkatkan produksi perikanan pertahun, meningkatkan penyerapan tenaga kerja 6 persen  pertahun, meningkatkan pemerataan konsumsi perikanan 2,5  persen  pertahun, meningkatkan ekspor hasil perikanan 6 persen pertahun, dan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan 4 persen  pertahun,"kata Gubernur Kaltim Awang Faroek dalam sambutannya pada peringatan Hari Nusantara Tingkat Nasional  ke XI Tahun 2010 yang dipusatkan di Teluk Balikpapan Kota Balikpapan Senin (13/12). Acara itu juga dihadiri Wakil Presiden RI Boediono beserta Istri, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Fadel Muhammad, unsur Muspida Kaltim, para nelayan dan seluruh jajaran perikanan dan Kelautan seluruh Indonesia.
Awang Faroek menambahkan,, kegiatan usaha kelautan dan perikanan di Kaltim  menyerap tenaga kerja sebanyak 175.035 orang dengan produksi yang terdiri dari tangkapan laut, tangkapan perairan umum, budi daya tambak, budidaya tambak, budidaya karamba dan budidaya laut yang pada tahun 2008 mencapai 187.225 ton dan tahun 2009 sebanyak 200.172 ton atau terjadi kenaikan 6,91 persen
"Pemasaran ekspor hasil perikanan Kaltim  masih didominasi oleh komoditi udang beku dengan tujuan sebagian besar ke Negara jepang, Amerika Serikat dan Eropa serta Negara-negara asia lainnya seperti Hongkong, Singapura, Malaysia dan Negara lainnya. Sedangkan  volume ekspor tahun 2009 sebesar 21.191.088,18 kg dan dibandingkan dengan volume ekspor tahun 2008 sebesar 18.961.131,15 kg maka terjadi peningkatan 11,76 persen."papar Awang.
Menurut Awang, sasaran konsumsi ikan di Kaltim telah melebihi standar nasional (32,97 kg/kap/thn) dan rata-rata konsumsi ikan di Kaltim sebesar 45,94 (kg/kap/thn) dan data terakhir tahun 2008 yaitu 54,67 (kg/kap/thn), dan tahun 2009 meningkat 60,23 (kg/kap/thn), namun konsumsi tersebut tidak merata keseluruh wilayah. Konsumsi ikan lebih terpenuhi pada kawasan-kawasan pesisir, sehingga ke depan diperlukan peningkatkan pemerataan konsumsi ikan keseluruh kawasan didarat yang jauh dari pesisir (pedalaman dan perbatasan).
"Oleh karena itu,  program pengembangan 500.000 Karamba digaungkan sejalan dengan visi dan misi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltim  dengan mengadopsi pada visi Departemen Kelautan dan Perikanan yang akan menjadikan Indonesia sebagai penghasil produksi perikanan terbesar di dunia pada tahun 2015. Untuk mewujudkan visi tersebut secara nasional ditargetkan kenaikan produksi 353 persen sampai dengan tahun 2015,"jelas Awang Faroek.mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...