Beasiswa Pemprov Kaltim Mulai Dicairkan2010-12-16 05:49:00
SAMARINDA- Asisten III Bidang Kesejahteraan Setprov Kaltm H Sutarnyoto menjelaskan, bahwa bantuan beasiswa dan stimulan melalui anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang ditangani Biro Sosial Setprov Kaltim, akhirnya mulai tahap pencairan. "Sejak diumumkan 10 Desember 2010 lalu, maka proses pencairan bantuan beasiswa dan stimulan dari anggaran Pemprov Kaltim dilakukan. “Proses pencairan memang saat ini telah dilakukan. Hanya saja, mengenai teknis, awalnya panitia dari Pemprov Kaltim akan menyerahkan bantuan tersebut melalui panitia kabupaten/kota, kemudian selanjutnya kabupaten/kota lah yang merealisasikannya. Tapi, berdasarkan masukan dan saran oleh Biro Keuangan dan Ikwilda Kaltim, maka proses realisasi atau transfer bantuan beasiswa langsung disampaikan ke rekening penerima masing-masing,” ujar Sutarnyoto yang dibenarkan Kepala Bidang Pendidikan, Seni, dan Budaya Biro Sosial Setprov Kaltim Drs Faturrakhman MT di Setprov Kaltim, Rabu (15/12). Dikatakannya, untuk merealisasikan bantuan tersebut ke rekening penerima masing-masing, saat ini panitia dari Pemprov Kaltim telah melakukan koordinasi dengan sejumlah Bank yang berada di Kaltim. Sebab, penerima bantuan beasiswa diketahui merupakan pelajar dan mahasiswa serta dosen yang berada di 14 kabupaten/kota se Kaltim. “Insya Allah, jika tidak ada masalah, awal tahun depan semua penerima telah mendapatkan bantuan beasiswa tersebut,” timpalnya. Sementara itu, Faturrakhman menyebut, mengenai teknis realisasi bantuan beasiswa memang terbagi tiga, yakni yang dikalola langsung oleh Biro Sosial pendataannya, kemudian dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN) dan (PTS), serta yang dikelola pendataannya melalui kabupaten/kota. Murni dari Biro Sosial, bantuan tersebut diterima oleh mahasiswa kedokteran, dosen, mahasiswa yang kualih di luar negeri, pelajar unggulan SMA 10 Negeri, serta atlet berprestasi. “Alhamdulillah, yang telah dikelola oleh Biro Sosial Setprov Kaltim hingga kini tengah dilakukan pentransferannya ke rekening penerima masing-masing. Namun, untuk atlet pelajar dan mahasiswa berprestasi saat ini belum dapat dilakukan pentransferannya. Bahkan, mekanismenya, seluruh atlet pelajar dan mahasiswa tersebut harus menggunakan rekening mereka masing-masing. Selain itu juga, tak kalah pentingnya, Surat Perintah Pembayaran (SPP) bagi atlet pelajar dan mahasiswa berprestasi juga telah dibuatkan ke Biro Keuangan, sehingga untuk transfernya tidak ada masalah lagi,” bebernya. Sementara itu, jika dari penerima bantuan beasiswa, baik mahasiswa kedokteran, luar negeri, dosen, pelajar unggulan dan atlet berprestasi ada yang belum menerima kiriman transfernya, maka segera mungkin dapat melaporkan hal tersebut ke Biro Sosial Setprov Kaltim, agar diproses lebih lanjut. “Jika akhir Desember atau akhir Januari 2011 belum juga menerima, saya harap segera melapor. Dikhawatirkan rekening penerima tidak aktif lagi atau ditutup oleh Bank bersangkutan,” jelasnya. Kemudian, untuk PTN dan PTS, diketahui untuk se Kaltim sebanyak 63 PTN dan PTS yang distribusikan bantuan tersebut, dengan jurusan Agama, Sosial dan kesehatan. Selain itu, khusus bagi di luar Samarinda, penerima bantuan beasiswa dari PTN dan PTS, proses transfernya dilakukan langsung ke rekening PTN dan PTS kabupaten/kota mereka masing-masing. Tapi, PTN dan PTS wajib menstransfer bantuan tersebut kerekening mahasiswa dan mahasiswi mereka masing-masing yang dinyatakan menerima bantuan beasiswa dan stimulant tersebut. “Meski demikian, PTN dan PTS juga wajib menyampaikan Lpj ke Gubernur Kaltim paling lambat sebulan setelah bantuan tersebut diterima ke rekening PTN dan PTS masing-masing oleh Kas Daerah Setprov Kaltim,” tegasnya. Selain itu, khusus bagi Samarinda, PTN dan PTS yang menerima bantuan sebanyak 27 PTN dan PTS se Samarinda. Sedangkan, untuk transfernya, hal itu langsung dilakukan oleh Biro Sosial Setprov Kaltim ke rekening mahasiswa yang dinyatakan lolos dan berhak menerima bantuan tersebut. “Sama juga halnya dengan penerima bantuan kuliah luar negeri dan dosen, bagi mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa di PTN dan PTS di kabupaten/kota, jika akhir Desember atau akhir Januari 2011 mendatang belum juga menerima, maka sebaiknya segera melapor ke PTN dan PTS-nya, sehingga hal itu segera diproses dan selanjutnya direalisasikan oleh PTN dan PTS yang bersangkutan,” urainya. Sedangkan untuk penerima yang didata kabupaten/kota, yakni pelajar dan mahasiswa miskin, cucu dan anak veteran, sedianya bantuan tersebut langsung disampaikan ke rekening mereka masing-masing. “Baik pelajar, mahasiswa dari D3 dan S1 serta S2 dalam daerah, transfernya langsung ke rekening mereka masing-masing. Namun, jika bantuan tersebut belum diterima hingga akhir Desember ini atau akhir Januari 2011 mendatang, diharapkan juga dapat melapor kepada panitia di kabupaten/kota, sehingga panitia kabupaten/kota yang nantinya melanjutkan proses transfer bantuan tersebut. Sebab, dikhawatirkan rekening penerima bisa saja tidak aktif lagi atau sudah ditutup oleh Bank,”paparnya.mar
|