126 Jukir Dibekali Pengelolaan Perparkiran2010-12-16 06:03:42
SAMARINDA--Sejauh ini permasalahan parkir memang menjadi sorotan utama dari beberapa pihak. Mulai dari ketidakteraturan tempat parkir, juru parkir yang tidak melayani atau hanya mengambil tips saja, sampai merosotnya menerimaan retribusi parkir tepi jalan. Hal ini tentu menjadi masalah yang serius bagi seluruh jajaran Dinas Perhubungan selaku SKPD pengelola perparkiran di kota ini. Untuk itu guna mencari langkah-langkah mekanisme penanganan parkir dengan lebih baik, dalam waktu sehari, Rabu (15/12) dengan dibagi dua gelombang, di Hotel Grand Jamrud 2 sebanyak 126 juru parkir mengikuti sosialisasi pengelolaan perparkiran. ”Karena sesuai dengan target capaian yang harus dilakukan oleh Dinas Perhubungan saat ini, fungsi juru parkir diharapkan tidak hanya selaku pengatur kendaraan, tetapi benar-benar bertanggung jawab dan saling bahu membahu antar sesama juru parkir dalam mengatur parkir di tempat lain,” ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Samarinda Mulyadi Agil ketika mewakili Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Suko Sunawar saat membuka kegiatan. Seperti halnya di sekitar Pasar Pagi dan sekitarnya pengaturan ditempat ini diharapkannya bisa dilakukan terkoordinasi secara bergantian oleh sesama juru parkir sehingga bukan saja pengamanan kendaraan yang diparkir, namun kelancaran arus lalu lintas di lokasi tersebut dapat benar-benar terjaga. ”Jadim apa yang menjadi standar pelayanan publik saat ini dapat benar-benar dirasakan aman dan nyaman bagi pengguna jasa parkir. Untuk itulah sosialisasi ini diberikan, sehingga dengan memiliki bekal pengetahuan tentang pengawasan dan keamanan kendaraan, para juru parkir di kota ini bisa dipersiapkan sebagai sumber daya tenaga administrasi, teknis dan juru parkir yang sopan, ramah dan bertanggung jawab serta memiliki komitmen yang tinggi,” katanya. Selain itu, tambahnya mempersiapkan juru parkir yang handal, kedepannya jajaran Dishub saat ini juga tengah menyusun persiapan penyiapan lokasi parkir yang representative mendukung pengaturan arus lalu lintas tanpa meninggalkan potensi PAD. Dikatakan juga sosialisasi ini salah satu rangkaian dari kegiatan untuk mencapai target nyata berupa sosialisasi langsung kepada jukir, dimana mereka adalah petugas yang langsung bersentuhan dengan pengguna jalan atau tempat parkir. ”Harapan kita lagi, kegiatan ini adalah menyiapkan dan memberi bekal pengetahuan kepada pengatur parkir tentang upaya perbaikan pelayanan langsung ke masyarakat,” imbuhnya. Adapun nara sumber dalam kegiatan sosialisasi ini selain unsur Dishub tentang sistem pengelolaan parkir, juga dari Polrestas memberikan bekal tentang pengawasan dan keamanan kendaraan.(hms2)
|