SPPD Ketua DPRD Kaltim Terbakar15 Rumah Dilalap 'Jago Merah'
06:57:56 2010-12-17
SAMARINDA-Sekitar 15 rumah di Jl DI Panjaitan RT 15 Gang Permai Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Samarinda Utara ludes terbakar. Musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 09.15 Wita hingga pukul 10.15 pada Kamis (16/12). Menurut korban kebakaran, Masjuni, api diduga berasal dari rumah Lukman yang disewa Abdullah. Api bersumber dari atas lantai dua rumah Lukman, kemudian menjalar ke bawah dan menyeberang ke rumah-rumah warga lainnya. Ketika kebakaran, dia dan anaknya sedang asyik nonton televisi di rumahnya. Saat itu, tiba-tiba terdengar teriakan warga di belakang rumahnya, yang menyebut ada kebakaran. Dari pantauan Poskota Kaltim di lapangan, musibah kebakaran membuat panik warga sekitar. Sejumlah warga yang rumahnya belum terkena api spontan mengeluarkan semua isi rumahnya. Menurut Ketua RT 15 Aries, dari hasil pendataan, ada sekitar 15 rumah yang hangus terbakar, dan sebanyak 17 KK (kepala keluarga) menjadi korban kebakaran. Sementara kebakaran yang terjadi di RT 15 Kelurahan Gunung Lingai, Samarinda Utara, Kamis (16/12), membuat data-data penting ‘orang nomor 1’ di DPRD Kaltim pun menjadi sasaran amuk si jago merah. Mengapa tidak? Surat-surat penting, terkait perjalanan dinas Ketua DPRD Kaltim, HM Mukmin Faisyal, juga turut terbakar. Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Mukmin Faisyal yang disimpan oleh stafnya, Abdullah – yang merupakan salah satu korban kebakaran – ludes ikut terbakar. , salah satu korban kebakaran di RT 15 Kelurahan Gunung Lingai, Samarinda Utara, Kamis (16/12/2010) ternyata ikut terbakar. “Pusing dan stres saya mas, surat-surat penting seperti surat perjalanan dinas Bapak (Ketua DPRD Kaltim, red) terbakar,” keluh Abdullah, dengan nada lirih dan wajah yang terlihat pucat pasi, yang dihubungi Poskota Kaltim, Kamis (16/12). Tak hanya surat-surat penting yang disimpan Adul – panggilan akrab Abdullah, ia juga mengaku bahwa komputer jinjing (laptop) juga terbakar, akibat turut disimpan di rumahnya. Laptop yang berisi data-data penting Ketua DPRD Katim itu, lupa dibawa ke kantor, disebabkan Mukmin Faisyal sedang dinas di luar kota. Saat itu menurut Adul, pagi hari langsung berangkat kerja pulul 07.00 wita ke sekretariat dewan. sebenarnya, laptop itu akan dibawa ke kantor, namun karena lupa dan teringat saat dijalan menuju dewan. “Karena baru ingat dijalan, ya saya tidak balik ke rumah. Takut terlambat. Selain itu, karena Pak Ketua juga sedang dinas luar daerah. Dan siang hari, saya mendapat telepon kalau rumah terbakar, dan saya langsung lari ke rumah. Dan ternyata, banyak barang-barang rumah saya tidak bisa diselamatkan, termasuk SPPD dan laptop yang berisi data-data penting itu. Makin stres saya mas,” aku Adul dengan mata berkaca-kaca. Sementara, Ketua DPRD Kaltim, Mukmin Faisyal yang dhubungi Poskota Kaltim, terkait terbakarnya SPPD, telepon selularnya, hingga berita ini diterbitkan dalam keadaan tidak aktif. Terpisah Sekretaris DPRD Kaltim, Drs H Fachruddin Djaprie M Si, mengaku terkejut dengan kabar bahwa SPPD dan laptop inventaris dewan yang berisi data-data penting terbakar. “Saya juga baru mendengar kabar itu. Makanya saya mau cek langsung, SPPD yang mana saja yang terbakar, dan data-data apa yang berada di laptop itu,” terang Fachruddin. Proses cek itu imbuhnya, juga untuk melihat keberadaan arsip yang ada di sekretariat. “Makanya, kita akan cek, apakah ada arispnya atau tidak di sekretariat. Karena, untuk SPPD itukan terkait dengan penggunaan keuangan. Nah jangan sampai, data sudah terbakar tidak ada arsipnya. Karena kita khawatirnya, bisa jadi temuan karena tidak ada data tentang penggunaan keuangan itu,” bebernya. Dengan kondisi itu, Sekwan menghimbau kepada seluruh staf yang bekerja dilingkungan sekretariat dewan, agar tidak membawa data-data pekerjaan ke rumah. Agar kejadian serupa tidak terjadi. aon/fer
|