Berau Coal Dituding Perusak Lingkungan2010-12-17 06:58:38
SAMARINDA-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Berau dan sejumlah mahasiswa menuding perusahaan pertambangan batu bara di Binungan Sambaliung Kabupaten Berau telah melakukan pengerusakan lingkungan. KNPI Berau dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menuntut Pemprov Kaltim dapat bersikap atas aksi pengerusakan lingkungan yang dilakukan perusahaan pertambangan itu. Robby selaku koordinator aksi unjuk rasa, mengatakan akibat aktivitas PT Berau Coal, lingkungan di wilayah Binungan menjadi rusak. Dan warga terancam terkena bencana. "Kami pemuda dan warga merasa khawatir, karena hingga saat ini tidak ada rencana PT Berau Coal untuk melakukan reklamasi lubang bekas tambang sedalam 80 meter dengan lebar mencapai ratusan hektar," kata Roby. Hal itu, kata dia sangat membahayakan masyarakat disekitar lokasi tambang batu bara milik PT Berau Coal. Karena itu, pihaknya berharap Gubernur Kaltim dapat menegur PT Berau Coal supaya melakukan reklamasi eks tambang. "Kami juga meminta agar proses reklamasi masyarakat dilibatkan. Terpenting adalah pemerintah bisa memberikan sanksi pencabutan ijin atau melakukan evaluasi kembali terhadap izin PT Berau Coal," ungkap dia. Menurut dia, berdasarkan investigasi ditemukan data bahwa saat ini perusahaan tak pernah mengajukan perubahan rencana penggunaan lahan usai ditambang. Artinya, sesuai peraturan eks tambang yang telah digarap harus ditutup kembali dan dikembalikan sesuai wujud alam lokasi tambang itu. "Kalau Amdalnya memerintahkan perusahaan menutup kembali tambang, ya harus ditutup kembali, bukan justru dijadikan lapangan golf atau keramba seperti yang dilakukan saat ini," kata Roby. Sementara itu usai melakukan aksi, Roby mengaku kecewa dengan Gubernur Kaltim yang tidak memberikan apresiasi positif terhadap aksi KNPI dan mahasiswa Berau. "Kami tidak disambut dengan baik, kami akan melakukan konsulidasi dan merancang aksi yang lebih besar lagi di Samarinda," kata Roby. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...