Masa Mendatang Freeway Sangat Penting

2010-12-18  00:47:33

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menilai bahwa pembangunan freeway memiliki peran penting dimasa datang, untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, seiring dipercayanya Kaltim dalam pengembangan 2 klaster industri berbasiskan gas dan kondensat berlokasi di Kota Bontang.
"Saat ini, sudah ada pabrik pupuk Kaltim 1,2,3 dan 4. Tahun 2010 ini, dipersiapkan pembangunan pabrik Kaltim 5. Produk yang dihasilkan mencakup Amoniak (1880,087 ton), Urea (2.748.600 ton), NPK (125 ribu ton), disamping Melamine, Metanol, Amonium Nitrat yang menghasilkan 300 ribu ton per tahun. “Jika sudah berproduksi, tidak perlu lagi impor dari Australia,” terang Awang Faroek Ishak belum lama ini.
Ditambahkan, pembangunan klaster industri berbasiskan pertanian dan oleo chemical (di Maloy, Kutai Timur) sebagai outlet impor hasil CPO. Disana juga akan dibangun Pelabuhyan Internasional dan kawasan industri yang mengolah industri hilir dari CPO. Saat ini, di Kaltim ada perkebunan seluas 760 ribu hektar dari target 1 juta hektar yang akan selesai tahun 2014. Sedangkan total petani plasma mencapai 194.489 hektar.
Bukan hanya pembangunan freeway, menurut dia, Kaltim juga berupaya menarik investor asing untuk membangun infrastruktur. Salah satunya adalah pembangunan jalur kereta api Kaltim dengan sistem double track. Suatu kebanggaan, karena proyek ini merupakan hasil dari World Islamic Economic Forum (WIFE) di Jakarta yang nilainya USD 5 miliar.
Kerjasama dengan MEC/Ras AL Haima UEA, meliputi pembangunan rel kereta api sepanjang 130 kilometer, dari Muara Wahau ke Lubuk Tutung. Selanjutnya dibangun juga terminal batu bara dan  pembangkit tenaga listrik berkavasitas 1.400 MW
"Melalui investor asing itu juga akan membangun Smelter (pelabuhan aluminium) kerja sama dengan perusahaan India MEC Coal dan NALCO (BUMN India) yang total investasinya USD 1,5 miliar. Juga akan dibangun rel kereta api dari tabang (Kutai Kartanegara) ke Lubuk Tutung sepanjang 185 kilometr oleh PT Gunung Bayan Resources dan rel kereta dari Busang ke Kaliorang (Kutai Timur) sepanjang 153 kilometer," ujarnya.
Diketahui, Kaltim terus berupaya memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan yang memadai untuk mempelancar transportasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah lebih baik. Salah satunya, mendorong percepatan penyelesaian proyek jalan Trans Kalimantan.
Mulai dari Kalsel, Kaltim, Kalteng, dan Kalbar sudah ditetapkan sebagai koridor ekonomi nasional. Di Kalimantan, ada poros selatan panjangnya 1.178 kilometer. Lalu poros tengah 361 kilometer, koridor perbatasan 410 kilometer, ditambah bagian dari Trans Kalimantan (Jembatan Pulau balang) yang totalnya 1.344 meter.
Disamping Trans Kalimantan, Kaltim saat ini juga sedang membangun jalan tol. Yaitu, jalur Balikpapan–Samarinda sepanjang 87 kilometer. Selanjutnya, Samarinda–Bontang 84 kilometer, Bontang–Sangatta 40 kilomter, Sangatta–Maloy 130 kilometer. mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1236 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...