Intruksi Pemkot tak DigubrisPapan Reklame Depan Bank Mega
2010-12-20 03:01:15'
SAMARINDA-Intruksi pemeritah kota Samarinda yang meminta agar pelaksana pembangunan taman kota di simpang empat samping Bank Mega untuk membongkar kerangka besi papan reklame tenyata tidak digubris. Bahkan sejak penutup taman dibuka Jum'at (17/12) lalu rangka besi papan reklame tidak dibuka. Rina, warga Dr Sutomo kepada Poskota Kaltim minggu ( 19/12) menyesalkan sikap pengusaha yang tidak mengidahkan perintah Pemkot. "Ini preseden buruk bagi pemkot, pemerintah akan kehilangan wibawa dimata masyarakat, atau mungkin ini adalah proyek "balas budi," tanya Rina. Rina yang ditemui media ini dikediamanya mengaku heran dengan keberadaan taman itu. Karena, taman itu tidak lebih bagus dari taman sebelumnya. Tempat pejalan kaki dihilangkan, ditambah dengan keberadaan pagar tinggi, yang terkesan justru terlihat kesan kumuh. "Ada bunganya, pohonnya, dan apapun yang ada didalamnya terlihat seluruhnya, tapi kalau diberi pagar apanya yang terlihat," katanya. Dia kuatir, tak menutup kemungkinan taman itu akan jadi tempat tidur para gelandang dan pengemis. Belum lagi keberadaan papan reklame ditempat itu, bagaimana bisa lahan pemkot kok dijadikan sarana bisnis. Sementara itu Kabag Humas Pemkot Samarinda M Faisal kepada Poskota Kaltim melalui telpon selulernya mengaku belum mengetahui hal. "Maaf saya masih ada di Jakarta, yang pasti berdasarkan pertemuan yang dipimpin Sekdakot tiang reklame itu harus dibongkar," kata Faisal. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...