Walikota Irup Apel Siaga Insan RelawanAntisipasi Kebakaran pada Natal dan Tahun Baru
2010-12-20 03:10:35
SAMARINDA–Walikota Samarinda H Syaharie Jaang menjadi inspektur upacara (Irup) Apel Siaga Insan Relawan yang terdiri dari ratusan relawan dari Barisan Sukarela Kebakaran (Balakar), PMI-RAPI dalam rangka antisipasi siaga natal dan tahun baru 2011 di Tepian Mahakam depan kantor PLN, Minggu (19/12) pagi. Dalam arahannya, walikota mengingatkan seluruh Balakar dan para relawan bencana lainnya di Samarinda agar tetap siaga terutama dalam upaya mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran pada saat Natal dan Tahun Baru nanti. Karena aktivitas masyarakat biasanya meningkat pada kedua hari besar tersebut sehingga perlu kewaspadaan dari semua pihak. Ia mengharapkan, kebakaran yang terjadi Kelurahan Gunung Lingai baru-baru ini tidak akan lanjutannya lagi. Masih dalam kesempatan itu, Jaang menginformasikan, peran Balakar sekarang tidak hanya khusus menangani kebakaran tapi bencana alam lainnya, seperti banjir, gempa bumi dan tsunami. Maka itu, lanjutnya, nama Balakar berubah menjadi Balakarcana. “Sesuai peraturan perundang-undangan, kita harus membuat Badan Penanggulangan Bencana yang digabung dengan Pemadam Kebakaran,” ujarnya. Selain itu, dia mengimbau agar seluruh personil Balakar juga dibekali berbagai pelatihan dalam upaya mempersiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan terjadinya musibah kebakaran. Jaang juga mengaku salut dengan relawan Balakar yang siap maju menjadi terdepan ketika terjadi musibah kebakaran. “Apa yang rekan-rekan lakukan merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang tidak memandang suku, ras dan agama,” imbuhnya. Kalaupun ada tempat ibadah yang terbakar, menurutnya, hukumnya wajib untuk dibantu. Jaang juga mengajak pihak swasta ikut berperan dalam upaya menanggulangi musibah kebakaran yang kerap terjadi di Samarinda, dengan cara membantu peralatan kebakaran seperti hydran atau mobil pemadam. “Saya akui bantuan pemerintah tidak seberapa selama ini, jadi kami mengajak pihak swasta untuk terlibat dalam upaya meengantisipasi kebakaran di Samarinda,” ucap Jaang. Sementara itu, Ketua Balakarcana kota Samarinda Gusti Krisna Moelya mengatakan, seluruh unit Balakar akan standby di lingkungan mereka masing-masing pada saat Natal dan Tahun Baru sehingga tidak fokus di satu tempat. Dimana mereka juga lebih fokus melakukan antisipasi terhadap lingkungan dimana masyarakat melakukan pesta kembang api. Di tempat yang sama, Sekretaris Balakar Kota Samarinda, Samsul Kamal mengemukakan, saat ini terdapat 70 unit Balakar yang tersebar di seluruh Samarinda. (hms2)
|