Polisi Kantongi Indentitas TersangkaTerkait Kasus Penemuan Mayat di Gorong-gorong
2010-12-22 06:00:38
TANJUNG REDEB – Terkait mayat Mr X yang ditemukan didalam gorong – gorong, di Jalan Durian III, Gang As-Showah RT 10 Kelurahan Gunung Panjang, Kamis (26/11) lalu, yang belakangan diketahui bukan warga Berau. Menurut informasi, kini Polisi menemui titik terang, indititas pelaku dugaan pembunuhan terhadap Mr X tersebut sudah diketahui. Seperti yang pernah diwartakan Poskota Kaltim beberapa minggu lalu, penemuan mayat jenis kelamin pria ini, awalnya tidak disengaja oleh sekelompk pekerja yang akan membongkar jembatan dari bahan kayu itu diganti dengan gorong-gorong. Kondisi korban saat itu sudah membusuk dan terhimpit disela-sela tiang dan tanah uruk di sekitar jembatan. Korban menggunakan celana hitam tanpa menggunakan baju, dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Selain itu, kondisi korban pun sangat mengenaskan, sebagian kulit dan dagingnya terpisah dari tulangnya. Sementara wajah tak bisa lagi dikenali, lantaran hancur membusuk. Diperkirakan korban sudah lebih satu minggu berada di dibawah gorong – gorong tersebut. Lantaran berada dibawah air mayat itu tidak menyebarkan bau busuk, sesaat setelah timbul barulah menyebarkan aroma yang menyengat hidung. Pada saat itu Kapolres Berau, AKBP Armet Wijaya MH didampingi Kasat Reskrim AKP Harun Purwoko SH menjelaskan, pihaknya belum mengetahui persis hasil visum tersebut. Hanya saja, dari hasil informasi visum sementara, di bagian belakang kepala korban terlihat ada bekas luka. Sehingga dugaan kuat kematian korban tersebut mengarah adanya unsur kesengajaan korban dihabisi oleh seseorang, yang hingga pada saat itu belum diketahui pelakukanya. Karena rumah sakit tidak memilki tempat penyimpanan mayat yang memadai, lanjut dia, sehari stelah kejadian tersebut, mayat Mr X langsung dimakamkan di kuburan musliman Tanjung Redeb. Karenanya, lanjut dia, untuk mengetahui indetitas korban tersebut, Polres Berau membentuk satu tim, untuk melakukan penyelidikan, untuk mencari tahu siapa tersangka pelakunya. Karena kamatian korban yang dinilai tidak wajar,” katanya. Disinggung apakah kematian Mr X ini bermotif pembunuhan? Secara tegas ia mengatakan, hal itu bisa saja terjadi. Sebab jika dilihat posisi mayatnya tidak memperlihatkan tanda – tanda mati tenggelam. Pasalnya, air yang ada di gorong itu tidak dalam. Sehingga orang dewasa pun kecil kemungkinan bisa tenggelam. “Indikasi korban pembunuhan itu ada. Tapi kita belum bisa pastikan kalu Mr X ini korban pembunuhan, karenanya kita lakukan penyelidikan terus sekarang,” paparnya. Karenanya pada saat itu, utuk mengetahui indetitas Mr X tersebut, Satreskrim langsung membentuk tim khusus. Dan, dari hasil pembentukan tim itu, kini Polisi sudah mengentongi indititas tersangka pelaku pembeunuhan tersebut. Dugaan sementara pelaku pembunuhan itu bukan orang lain, tetapi teman seprofesinya sebagai pekerja bangunan, yang kini diduga telah melarikan diri keluar Kaltim. roz
|