Kesebelasan Bocah Kukar Raih Juara Wawali Cup III2010-12-22 06:33:54
TENGGARONG – Kesebelasan bocah yang tergabung dalam wadah Club Sepakbola Mahakam Sanipah (CSMS), Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara berhasil mendapat Trofi Wakil Walikota Balikpapan Cup (Wawali Cup) II. Setelah dilaga final Liga Bocah, Minggu (19/12) lalu menundukkan Club SSB Balikpapan 2-0. Stiker CSMS M Habil yang membuat dua gol di laga final juga menerima trofi dan uang Rp 500 ribu sebagai Pemain Terbaik di event yang ditujukan bagi anak usia 12 tahun ini. CSMS yang selama ini dibina 3 staf Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Fadliansyah, Anton Sujarwo dan Rudy Fandy serta pelatih Abdul Gani ini dilaga final Liga Bocah, selain berhasil memboyong trofi Wawali II Balikpapan juga mendapat hadiah berupa Uang Pembinaan sebesar Rp 4 juta. Menurut Fadliansyah, Liga Bocah Wawali II Cup Balikpapan dimainkan dalam sistem pertanding setengah kompetisi dan diikuti 16 kesebelasan asal kota Balikpapan, Samarinda dan Kukar. “Di event ini Kukar hanya mengirimkan club CSMS Samboja,” ujarnya. Menuturkan jalannya laga final ini, menurut Anton Sujarwo selama 2 x 45 menit pertandingan, kedua kesebelasan tidak mampu menghasilkan gol. Kemudian wasit memutuskan untuk melakukan perpanjangan waktu selama 2 x 10 menit. Diperpanjangan waktu ini kesebelasan CSMS mampu mencetak dua gol yang dibuat oleh striker M Habil pelajar SD asal Keluarahan Sanipah Kecamatan Samboja. Gol pertama dibuat M Habil pada menit 102 dan tiga menit kemudian atau menit ke 105 M Habil kembali menyarangkan bola ke gawang lawan. Skor 2 - 0 untuk CSMS dengan kapten kesebelasan M Daud ini tidak berubah hingga pluit panjang di tiup wasit. Pembina CSMS lainnya, Rudy Fandi menyebutkan formasi yang diterapkan CSMS saat menghadapi lawannya SSB Balikpapan ini menggunakan sistem pertahanan 3 – 4 – 3. “Ketiga pemain depannya yaitu trio M Habil, Kapten Tim M Daud dan Rusli, mampu menerobos jantung pertahanan lawan,” ujarnya. Dikatakan keberhasilan di Wawali Cup II Balikpapan ini sangat penting artinya bagi tim asal Kukar, karena selain memberikan motivasi bagi tim usia 12 tahun yang jumlahnya menjamur di Kukar, juga sebagai ajang pencarian bibit pemain sekaligus sarana menambah pengalaman. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa pembinaan persepakbolaan usia dini di Kukar sudah tepat. “Saat ini yang dibutuhkan adalah kepedulian KONI dan Pemkab Kukar agar cabor ini khususnya usia 12 tahun untuk dibina lebih lanjut,” demikian ujarnya. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...