Peresmian SKOI Tunggu Kepastian Mennegpora2010-12-22 06:58:49
SAMARINDA-Sokalah Khusus Olahraga (SKOI) bertaraf Internasional rencana diresmikan langsung Menteri Negera Pemuda dan Olaharaga Republik Indonesia (Mennegpora) Andi Alfian Malarangeng, akhir Desember mendatang. "Sekarang ini, kita masih menunggu kepastian dari Mennegpora RI Andi Malarageng. Mudah-mudahan, akhir Desember nanti beliau bisa datang meresmikan Sekolah Khusus Olahraga bertaraf Internasional, yang merupakan satu-satunya sekolah olahraga ditanah air," jelas Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak kepada media ini beberapa hari lalu. Disinggung soal kesiapannya, Awang menegaskan sudah tidak ada masalah. Sekolah tersebut telah berjalan, tinggal peresmiannya saja. Karena itu diharapkan Desember ini, Mennegpora memiliki waktu lowong untuk meresmikannya. "Kalau kesiapannya, saya kira sudah tidak ada masalah. Karena sekolah olahraga yang kita miliki sudah berjalan, artinya sudah melakukan proses belajar mengajar. Tinggal menunggu peresmiannya saja yang nantinya akan dilakukan langsung Mennegpora Andi Alfian Malarangeng," kata Awang. Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim H Masri Hadi menjelaskan SKO bertaraf Internasional sudah berjalan 2 bulan. Jumlah siswa sebanyak 100 siswa, dengan 20 pelatih untuk 20 cabang olahraga. Langkah-langkah yang sudah dilakukan semuanya siap, tinggal peresmiannya saja. "Untuk persiapan dalam penerimaan siswa-siswa yang masuk dalam Sekolah Khusus Olahraga untuk sekarang ini sudah tidak ada masalah lagi, baik siswa maupun pelatih masing-masing cabang olahraga semuanya sudah berjalan dan tinggal peresmiannya saja,"ujarnya. Menurutnya, setelah persyaratan dibuat dan sebelum diterima menjadi siswa, mereka mest mengikuti tes. Apabila dinyatakan lulus, maka mereka akan tinggal di asrama untuk mengikuti pelatihan sesuai cabang olahraga yang dimilikinya, apakah itu karete, tenis dan cabor, karete dan lainnya. Selain itu, kata dia, pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana yang akan dipakai dalam proses belajar atau kelas, ruang makan maupun ruangan untuk para pelatih maupun guru. Dimana ruangan kelas dan ruang tidur para atlit nantinya ditempatkan dalam satu lokasi. Sehingga mereka tidak memerlukan banyak waktu, baik saat belajar, berlatih maupun istirahat. "Oleh karena itu, asrama atlet yang ada di lingkungan GOR Sempaja tersebut, telah dibuat sedemikian rupa sehingga mereka bisa tepat waktu baik pada saat belajar, berlatih maupun untuk istirahat, jadi kalau mau berlatih para atlet cukup turun saja ke lantai dasar,"ujarnya. Masri mengharapkan dengan adanya sekolah olahraga yang bertaraf internasional tersebut tidak lain rangka melahirkan bibit-bibit baru olahragawan yang berprestasi, baik di tingkat lokal, Internasional bahkan prestasi di tingkat dunia. "Oleh karena itu, dengan adanya sekolah khusus olahraga yang memiliki cabang-cabang olahraga yang sudah terpilih, maka secara langsung akan memudahkan bagi kita untuk melakukan pembinaan, pengembangan dan peningkatan prestasi di cabang-cabang olahraga dimaksud, khususnya dalam persiapan atlit Kaltim menuju PON XVIII Tahun 2012 di Riau, bukan itu saja para atlet kita mampu berbicara dalam pelaksanaan turnamen nasional maupun internasional baik didalam maupun di luar negeri.mar/adv
|