Wujudkan Kemitraan Sejajar Laki-laki dan PerempuanKeberhasilan Pembangunan Labih Mudah Dicapai
2010-12-23 06:44:02
TENGGARONG- Wakil Bupati Kutai Kartanegara, HM Ghufron Yusuf mengatakan, kemitraan sejajar antara laki-laki dan perempuan perlu diwujudkan dalam kehidupan dan proses pembangunan. Ghufron menyampaikan hal itu saat memimpin upacara peringatan Hari Ibu ke-82 Rabu (22/12) di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara. Dalam upacara yang mengambil tema kesetaraan perempuan dan laki-laki untuk membangun karakter bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bermartabat tersebut, Ghufron Yusuf yang mewakili Bupati Kukar Rita Widyasari dalam sambutanya mengatakan, Hari ibu adalah hari kebangkitan perempuan Indonesia yang tidak terpisahkan dari perjuangan dan kebangkitan bangsa Indonesia. Hal ini, kata Ghufron, tentunya harus dipahami terutama oleh generasi muda, dimana kaum perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan tetapi harus dapat menjadi subjek yang turut berperan aktif dan terlibat dalam proses pembangunan. Perjuangan perempuan diwujudkan dalam kesetaraan dan keadilan dalam segenap aspek kehidupan yang harus selalu diupayakan setiap waktu. "Tercapainya persamaan kedudukan, hak, kewajiban dan kesempatan antara kaum perempuan dan laki-laki merupakan kemitrasejajaran yang perlu diwujudkan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi keutuhan, kemajuan dan kedamaian bangsa Indonesia," ungkap Ghufron. Lanjut Ghufron, tema peringatan hari Ibu tahun ini sangat terkait erat dengan pencapaian komitmen global yaitu Millenium Development Goal’s 2015, dimana diharapkan terjadi pencapaian target kesehatan masyarakat dengan adanya kesetaraan gender. "Karena kalau berbicara mengenai masyarakat sehat tentunya hal tersebut harus dimulai dari individu dan keluarga” ujarnya. Hal itu menurutnya, terkait dari semua aspek mulai dari asupan gizi, pola asuh, pemberantasan penyakit menular dan tidak menular, lingkungan sehat, akses terhadap pelayanan kesehatan. Demikian pula bila berbicara mengenai masyarakat yang bermartabat maka harus dimulai dari individu dan keluarga. Tentunya pendidikan agama dan moral memegang peranan yang sangat penting. Hal ini merupakan tugas berat bagi semua, baik laki-laki maupun perempuan. “Saya percaya apabila terjalin kerjasama yang sinergis dan harmonis antara laki-laki dan perempuan maka keberhasilan pembangunan akan lebih mudah tercapai,” ujar Ghufron Yusuf. Hadir juga dalam upacara kemarin, Setkab Kukar Haryanto Bachroel dan Dandim 0906 Tenggarong Letkol inf Joseph Robert Giri.
|