Musda APRS Ricuh2010-12-23 07:14:59
SAMARINDA-Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Pengusaha Reklame Samarinda (APRS) diwarnai kericuhan di Hotel Grand Jamrud Jalan Jamrud, Rabu (22/12). Puluhan anggota APRS yang tidak diundang dalam Musda tersebut melakukan aksi unjuk rasa di depan hotel Jamrud. Para pengunjuk rasa membawa spanduk dengan bertuliskan 'Musda APRS 2010 Ilegal tidak Prosedural'. Bahkan Muslimin salah seorang pengunjuk rasa, sempat dipukul seorang pengurus APRS. Beruntung Polresta Samarinda segera turun tangan dan mengamankan situasi tersebut. Lalu, Muslimin melaporkan pemukulan dirinya ke aparat kepolisian. Musda APRS ke-3 itu sendiri mengagendakan pemilihan Ketua Umum APRS. Namun situasi yang tak nyaman akibat kericuhan itu membuat pelaksanaan Musda ditunda. Ketua Umum APRS Tuchaiyat Tamin menyayangkan kejadian saat Musda tersebut. Dalam ketentuan AD/ART, bahwa 1 periode baru bisa dijadikan anggota inilah menjadikan dasar mereka. "Kami akan melakukan pembahasan lebih lanjut diinternal kami. Sebelum akhirnya ditentukan kapan agenda musda ini dilanjutkan," kata Tuchaiyat Tamin. Asosiasi pengusaha reklame ini memberikan peluang usaha kepada para reklame di Samarinda dan menataan reklame yang tepat agar kota Samarinda juga menjadi indah dan tertib dipandang masyarakat.aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...