Dinkes Ajak Budayakan Hidup SehatWujudkan Berau Sehat 2011
2010-12-28 04:28:56
TANJUNG REDEB,Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Agustinus menuturkan, untuk meminimalisir minimnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, menjaga ketahanan tubuh dan mengatur pola makan yang sehat, Dinkes mengajak masyarakat menjalankan budaya hidup sehat melalui sosialisasi. Menurut dia, melalui sosialisasi tersebut dinilai efektif untuk mencegah penyebaran penyakit di kehidupan masyarakat. Program yang dimaksud tersebut yakni melakukan tindakan promatif, mengajak seluruh masyarakat menerapkan pola hidup sehat di lingkungan masing – masing. Banyaknya mewabah berbagai jenis penyakit di pemukiaman warga, kata dia, itu disebabkan kesadaran masyarakat masih minim terhadap pola hidup sehat, seperti berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. “Kalau semua ini diperhatikan, saya yakin lingkungan itu sehat dan warga pun tak mudah terserang penyakit,” katanya. Oleh sebab itu saran dia, masyarakat harus mengerti tentang berbagai gejala penyakit, sehingga bisa melakukan tindakan pencegahan atau pengobatan. Salah satu contoh, membasmi DBD (Demam Berdarah Dengue). Agar program ini sesuai rencana, Dinkes telah membentuk tim promatif di setiap puskesmas se-Kabupaten Berau, yang terbagi dalam tim promatif gizi, kesehatan lingkungan, keperawatan, kebidanan, dan tim promatif yang menangani kesehatan gigi. “Mudah – mudahan masyarakat juga bisa proaktif terhadap program ini. Karena bagaimana pun juga program ini semata – mata untuk masyarakat Berau,” pintanya. Sehubungan dengan itu, tim ini diharapkan pula memberikan dampak positif yang besar, khususnya bagi masyarakat pedalaman, yang dinilai kesadaran tentang kebersihan dan kesehatannya masih rendah. “Kami juga mengharapkan, dengan adanya tim yang turun ke lapangan ini nanti bisa melaksanakan tugasnya dengan sebaik - baiknya. Tanpa memilah – milah memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” imbuhnya. Program promatif ini ditargetkan akan membawa Kabupaten Berau menjadi Kabupaten Sehat 2011. Mengingat program ini adalah program nasional. Selain itu Agustinus juga menyampaikan beberapa program yang tengah dilaksanakan, seperti fogging rutin di beberapa kawasan rawan DBD. Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan program 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungnya, dan menimbun botol atau barang sejenis yang biasa menjadi sarang nyamuk. Selain itu, masalah ibu hamil dan menyusui juga menjadi sasaran program promatif tahun ini. Di dalamnya, Dinkes akan memberikan pemahaman tentang pola konsumsi makanan bergizi. Pasalnya, menurut dia, program itu sangat membantu ibu hamil, bayi, dan janin yang ada dalam kandungan seorang ibu. paparnya. roz
|