Stasiun Radio Pertamina dan Transmisi TVRI Ludes Terbakar2010-12-28 04:40:15
BALIKPAPAN, Balikpapan kembali dikejutkan dengan kebakaran cukup besar yang terjadi di Komplek Perumahan Pertamina RU V Gunung Pancur, Kecamatan Prapatan Balikpapan Selatan pkl. 11.15 Wita, Senin (27/12). Stasiun Radio dan Sentral Telepon Pertamina Unit Pengolahan V dan stasiun Transmisi TVRI yang bangunannya berdekatan ludes dilalap jago merah sedangkan penyebab kebakaran belum diketahui. Sedikitnya 11 unit truk pemadam kebakaran milik Pemkot Balikpapan, Pertamina RU V, Chevron Indonesia dan Total Indonesie tidak berhasil menjinakkan api yang cepat membesar dan menghanguskan dua perkantoran milik Pertamina RU V dan TVRI Balikpapan. Kendati truk-truk pemadam kebakaran termasuk cepat tiba di lokasi kebakaran, namun api terlanjur membesar apalagi perkantoran itu atapnya dari sirap sehingga kebakaran lebih cepat. Sampai berita ini dimuat, belum diketahui kerugian akibat kebakaran tyersebut namun yang pasti fasilitas perkantoran yang ludes terbakar tidak sempat diselamatkan. Manager Umum Pertamina RU V, Husni Banser, didampingi Kabag Humas Pertamina RU V Fethy, belum bisa merinci penyebab kebakaran itu termasuk fasilitas yang terbakar apa saja namun yang pasti kami masih akan melakukan penyelidikan penyebab kebakaran itu. Kebakaran yang terjadi saat jam sibuk kerja itu cukup mengejutkan masyarakat sekitarnya, sehingga dalam waktu singkat lokasi kebakaran itu sudah dipenuhi masyarakat yang umumnya hanya datang untuk menonton, bukan untuk membantu memadamkan kebakaran. Dua karyawan yang bekerja di Stasiun Radio Pertamina RU V, kepada media ini mengatakan kebakaran itu terjadi sangat cepat dan berawal dari bagian belakang kantor Stasiun Transmisi TVRI, hanya saja penyebab kebakaran itu yang belum diketahui, kemungkinan kebakaran itu disebabkan karena terjadi korsliting. Dua karyawan itu mengaku kaget karena api tiba-tiba membesar dan mereka berusaha untuk memadamkan tapi tidak berhasil karena api menjalar sangat cepat, kami hanya bisa bengong saja karena upaya yang kami lakukan sia-sia sebab air yang ada di kantor stasiun Radio tidak mampu memadamkan api. Ditanya, apa ada kaitan kebakaran itu dengan rencana Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mengaktifkan kembali kantor TVRI Balikpapan, dua karyawan itu mengaku tidak tahu, sebab mereka hanya bekerja di stasiun radio milik Pertramina RU V bukan di stasiun transmisi TVRI. "Wah, ngak tahu kalau soal itu karena kami bekerja di stasiun radio bukan di stasiun transmisi TVRI, hanya saja mereka mengatakan kalau di kantor stasiun transmisi TVRI memang ada orang tapi tidak rutin tinggal dikantor itu,’’ ujar dua karyawan yang minta namanya tidak dikorankan. Seperti diketahui, pemprov Kaltim berencana untuk mengaktifkan kembali stasiun TVRI Balikpapan yang sempat berperan aktif selama beberapa tahun sebelum stasiun TVRI Balikpapan itu dipindahkan ke Samarinda dan kini pemprov Kaltim sudah membicarakan kembali rencana itu dengan pihak Pertamina RU V. max
|