Pengembangan Ekonomi Kreatif Pengaruhi Kesejahteraan Masyarakat2010-12-28 04:59:12
SAMARINDA-Gubernur Kaltim diwakili Sekprov Kaltim H Irianto Lambrie menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi berdasarkan pada kreativitas, keterampilan dan bakat individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat. "Industri berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu. Peranan dan kontribusinya cukup besar, paling tidak ada 3 (tiga) jenis industri kreatif yang selama ini cukup dikenal oleh masyarakat. Yaitu, fashion mencapai 30 persen, kerajinan 23 persen dan periklanan yang mencapai 18 persen," kata Irianto Lambrie pada pembukaan Sosialisasi Inpres No. 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, yang dilaksanakan Senin (27/12) di Hotel Grand Victoria Samarinda. Acara itu dihadiri Sekretaris Jendral Departemeb perdagangan Republik Indonesia Ir Ardiansyah Parman, kepala Disperindagkop Kaltim beserta jajarannya serta Kapela Disperindagkop kabupaten dan kota. Irianto Lambrie menambahkan, melalui sosialisasi ini diharapkan agar para pelaku industri kreatif bertambah pengetahuan dan terbuka wawasannya untuk lebih maju dan berkembang lagi dari yang ada selama ini. Untuk itu, kata dia, insan kreatif dapat mengubah dan mengarahkan pola pikir dan moodset (kreatifnya) kepada pengembangan terjadinya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kreatif, yang berkualitas secara berkesinambungan dan tersebar merata di berbagai daerah. Terjadinya peningkatan jumlah dan perbaikan kualitas lembaga pendidikan dan pelatihan formal dan informal yang mendukung penciptaan insan kreatif dalam pengembangan Ekonomi Kreatif. Peningkatan jumlah wirausahawan kreatif sebagai lokomotif industri di bidang ekonomi kreatif. Penciptaan database dan jejaring insan kreatif di dalam maupun di luar negeri. "Industri yang unggul di pasar dalam dan luar negeri, dengan peran dominan wirausahawan lokal, melalui arah pengembangannya pada peningkatan daya tarik industri di bidang ekonomi kreatif, peningkatan efisiensi serta produktivitas industri untuk meningkatkan keunggulan komparatif, peningkatan inovasi bermuatan lokal, untuk menciptakan keunggulan kompetitif," ujarnya. Menurutnya, teknologi yang mendukung penciptaan kreasi dan terjangkau oleh masyarakat berupa pembentukan basis-basis teknologi pendukung industri di bidang ekonomi kreatif menuju klaster teknologi maupun penguatan kapasitas penguasaan teknologi dan kemampuan pemanfaatan komputer di bidang ekonomi kreatif sertra penguatan iklim usaha kondusif bagi investasi teknologi pendukung ekonomi kreatif. "Pemanfaatan bahan baku dalam negeri secara efektif bagi industri di bidang ekonomi kreatif, dengan arah pengembannya peningkatan kemampuan SDM untuk memanfaatkan bahan baku yang berasal dari alam, peningkatan apresiasi dan promosi sadar lingku-ngan pada industri di bidang ekonomi kreatif yang menggunakan bahan baku alam, pembentukan basis-basis teknologi penghasil ba-han baku pendukung Industri di bidang ekonomi kreatif serta penciptaan iklim kondusif untuk menjaga keterse-diaan pasokan bahan baku yang dibutuhkan oleh industri di bidang ekonomi kreatif,"paparnya.mar
|