Dewan Dukung Pembentukan Tim Koordinasi PEKD2010-12-29 05:46:49
SAMARINDA,Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Siti Qomariah memberikan dukungan terhadap pembentukan Tim Koordinasi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah guna mendukung perkembangan industri-industri kreatif masyarakat yang berbasis kreatifitas, keterampilan dan bakat-bakat individu.”Tentu kami sangat setuju dan mendukung sekali dengan langkah ini. Setidaknya ada langkah positif yang ditempuh oleh pemprov Kaltim untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran kita yang semakin tahun semakin meningkat. Jadi jika bisa dibentuk lebih cepat akan lebih baik,” tuturnya. Dengan terbentuknya tim ini, lanjut Qomariah, diharapkan pula dapat meningkatkan sumber daya manusia bidang pengembangan ekonomi kreatif. Tegas dia untuk mewujudkan pengembangan ekonomi kreatif itu perlu melibatlan seluruh instansi terkait. Agar pertumbuhan industri kreatif di Kaltim ini dapat dilakukan secara sinergis dan terarah. ”Sehingga setiap instansi tidak berjalan sendiri dalam proses pengembangannya. Sebab selama ini sering terjadi overlapping penangan oleh Pemprov Kaltim. Dengan ini diharapkan prosesnya dapat berjalan dengan terarah dan tidak berlapis-lapis,” imbuhnya. Selain itu, kata dia, seluruh instansi terkait juga harus terus mengupayakan peningkatan SDM kreatif yang berkualitas secara berkesinambungan dan tersebar merata di berbagai daerah. ”Hal itu dilakukan untuk mendorong peningkatan jumlah dan perbaikan kualitas lembaga pendidikan dan pelatihan formal dan informal yang mendukung penciptaan insan kreatif dalam pengembangan ekonomi kreatif,” pungkasnya. Diketahui, ekonomi kreatif yang dikembangkan meliputi bidang-bidang periklanan, arsitektur, pasar seni dan barang antik, kerajinan, desain, fashion (mode), film, video dan fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penertiban dan percetakan, layanan komputer dan piranti lunak, radio dan televisi, riset dan pengembangan. Sementara, Anggota DPRD Kaltim, Arsyad Thalib yang mengatakan pengembangan ekonomi kreatif harus di imbangi dengan strategi dan program yang prima dan maksimal. Pasalnya berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka menumbuh kembangkan perekonomian kreatif masyarakat sejauh ini belum membuahkan hasil memuaskan. Ia mencontohkan seperti progam pusat terkati PNPM Mandiri yang dinilai masih belum tepat sasaran disebabkan berbagaihal termasuk masih kurang sinerginya program tersebut dengan pemerintah daerah. Guna mengatasi persoalan tersebut maka Politisi Partai Golkar itu mengusulkan agar hasil dari kerja tim Koordinasi Pengembangan Ekonomi Kreatif nantinya dapat bersinergi dengan program pemerintah tersebut sebagai salah satu solusi permodalan.,”Kendati demikian pemerintah daerah juga harus memberikan bantuan modal melalui sistem yang jelas dan mudah bagi para usaha diberbagai bidang yang dinilai cukup kreatif terhadap berbagai peluang daerah,”pinta Arsyad Thalib. adv
|