Minta Dukungan Provinsi dan Pusat2010-12-31 05:05:40
TANJUNG REDEB,Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Berau, Rusdiani meminta pengembangan pariwisata di Berau tidak dibebankan sepenuhnya kepada APBD Kabupaten. “Karena pariwisata kita ini sudah sampai pada level yang mengangkat nama Provinsi bahkan Indonesia, dimana pariwisata Berau khususnya Wisata Bahari masuk dalam jajaran tempat wisata internasional, makanya kalau bisa harus selalu didukung APBD Provinsi juga APBN,” ungkap Rusdiani. Wisata bahari yang jadi unggulan di Kaltim, kata Rusdiani perlu ditingkatkan dengan mengangkat pulau-pulau selain Derawan seperti Kakaban, Sangalaki dan Maratua. Kelengkapan sarana dan prasarana sampai kini masih memerlukan banyak pembenahan. Pembenahan inilah yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah Propinsi dan pusat. Kesiapan daerah dalam upaya pengembangan pariwisata Berau dirasa sangat berat jika hanya bertumpu pada APBD Kabupaten. "Bukan berarti apa yang dilakukan provinsi selama ini belum berarti, hanya yang kami harapkan adalah, bagaimana program pengembangan wisata Berau oleh provinsi dapat berkesinambungan,” tambah Rusdiani. Salah satu target yang diharapkan mendapat dukungan dana provinsi adalah pengembangan wisata kawasan penyangga wisata bahari yang ada. Tanjung Batu, sebagai pintu gerbang menuju pulau-pulau wisata, Tanjung batu akan dibangun menjadi kawasan pasar wisata. Upaya lain yang dilakukan Disparbud adalah, menggelar event-event yang difokuskan di Derawan atau pulau lainnya. “Tahun depan akan kita gelar festival jepen Internasional, ini bisa juga jadi media promosi kita. Selain itu kita upayakan rapat-rapat koordinasi yang ada dilaksanakan disana terutama yang melibatkan pejabat tinggi dari Pusat,” kata Rusdiani. Gubernur Kaltim awang Faroek Ishak dalam kesempatannya di Berau meminta agar giat melakukan event yang bernuansa laut seperti layar, selam, diving, lomba foto under water dan lainnya. “Makanya kita upayakan 2011 pengadaan event-event itu di Derawan dan sekitarnya,” tandas Rusdiani. as
|