Terjun di Selat Makassar Wahyudi Belum Ditemukan

2010-12-31  05:10:03

BALIKPAPAN, Nasib Wahyudi (19), atlet wushu Balikpapan pada kejuaraan Porprov yang terjun dari kapal feri Mandala Nusantara dari Mamuju, provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di Selat Makassar, Senin (27/12) malam sekitar pukul 20.00 Wita sampai saat ini belum ditemukan.
Sampai hari ketiga kemarin, belum diketahui apakah atlet yang pintar berenang dengan  postur tubuh tegap itu, selamat  atau hilang di telan laut, namun salah seorang anak buah kapal (ABK) mengatakan tidak mungkin dia selamat karena lokasi dimana dia terjun sudah sangat jauh dari daratan, kendati dia bisa berenang tidak mungkin bisa selamat apalagi ombak malam itu cukup besar, kata salah seorang ABK yang tidak mau namanya dikorankan.
Tentu saja hilangnya Wahyudi membuat keluarganya gundah gulana, bingung bercampur baur dengan sedih mendalam, mereka hanya bisa berdoa dan berharap semoga pertolongan Tuhan menyelamatkan nyawa Wahyudi, namun kalau akhirnya sudah tidak ditemukan.
Ayah dan ibu Wahyudi, M Alwi (41) dan Sarniah (45) berharap Basarnas Makassar bersama Basarnas Mamuju yhang terus mencari sosok Wahyudi bisa berhasil menemukan anak kami dan harapan kami dia masih dalam keadaan selamat.
‘’Semoga saja Allah SWT melindungi anak saya dan memberikan jalan terbaik kepadanya,’’ terang M Alwi, saat ditemui di rumahnya di RT 15 Baru Ulu Balikpapan Barat, tadi malam. Alwi mengatakan, keluarga akan melakukan salat gaib untuk mendoakan keselamatan Wahyudi di laut, selain itu kami akan terus berdoa sampai keberadaan Mulyani menjadi jelas.
Pengakuan dari ABK Kapal yang menyatakan bahwa Wahyudi lompat dari kapal tidak serta merta dipercai keluarga, namun pengakuan dari ABK kapal pada saat kejadian cuaca sedang buruk, sempat pula kapal fery yang dinaiki Wahyudi berputar dua kali untuk mencari Wahyudi yang hilang 25 mil laut dari Mamuju.
Peristiwa yang dialami Wahyudi mendapat tanggapan Batara Marpaung, salah satu pengurus Wushu Balikpapan. Marpaung menyatakan prihatin salah satu asset bidang olahraga di Kaltim dan Balikpapan khususnya hilang dan hingga saat ini belum ditemukan.
“Dari keterangan ABK yang disampaikan pihak keluarga menyebutkan bahwa Wahyudi loncat dari kapal, ini mengindikasikan kemungkinan Wahyudi sengaja terjun atau bunuh diri setelah mengalami tekanan dari pihak lain. Namun ini kemungkinan tapi selama dalam pelatihan dan lomba beberapa hari lalu dia tidak menunjukkan adanya masalah pribadi,"  jelas Marpaung.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...