PDAM Bentuk Tim Razia Penggunaan Air PelangganDitemukan 20 Pelanggan Lakukan Pencurian Air
2010-12-31 05:17:48
TENGGARONG-PDAM Cabang Tenggarong membentuk tim razia (sweping) untuk melakukan pemantauan terhadap proses penggunaan air bersih oleh pelanggan. Hasil razia tersebut ditemukan ada 20 pelanggan yang melakukan pencurian air dengan modus, meteran air dilepas sehingga tak tercatat oleh petugas meter PDAM. “Selain dengan modus melepas meter air, pelanggan juga tak memfungsikan meter air, namun pipa utama air langsung dialirkan ke sambungan rumah. Meski demikian PDAM masih memberikan toleransi kepada pelanggan yang melakukan pencurian dengan memberikan sanksi berupa denda pembayaran 2 kali lipat selama enam bulan,” kata Kasi Hublang PDAM Cabang Tenggarong Anwar SSos yang didampingi Kasubag Humas PDAM Alfianor kepada Poskota Kaltim, Kamis (30/12) kemarin. Anwar keputusan mengeluarkan sanksi tersebut dilakukan agar menimbulkan efek jera dan tak mengulangi lagi perbuatan yang merugikan tersebut, karena dari perhitungan tersebut telah membuat kerugikan bagi PDAM sekitar 20 sampai 25 persen diluar dari tingkat kebocoran non teknis. “Kalau ditemukan masih melakukan hal lagi tentu kita akan ambil tindakan tegas yakni melaporkan masalah tersebut ke pihak berwajib, dan biar diproses hukum,” kata Alfianor. Selama proses razia dilakukan lanjut Anwar, baru dilakukan dijalan-jalan yang protokoler diwilayah kota Tenggarong, Loa Tebu maupun di Bukit Biru. Tim belum melakukan razia pelanggan yang berada didalam gang-gang diwilayah kota Tenggarong.”Razia penggunaan air bersih tetap akan kita lakukan untuk meminimalisir tingkat kebocoran air bersih,” tandas Anwar. Untuk saat ini jumlah pelanggan PDAM yang berada di Kecamatan Tenggarong mencapai 14.244 pelanggan, diluar dari daftar tunggu yang sejauh ini masih dalam tahap proses pemasangan sambungan rumah. “Kita menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang sangat merugikan, yakni dengan melakukan pencurian air bersih. Meski masih kita toleransi, namun pemberian sanksi tegas tentu akan kita berlakukan, selain lapor ke kepolisian juga bisa jadi meter air akan dicabut,” ujar Anwar.awi
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...