Kapal Motor Tenggelam di Perairan Handil Baru

Dua Awak Kapal Selamat, Satu Hilang Disapu Gelombang

2011-01-08  07:15:37

MUARA JAWA,Kecelakaan laut kembali terjadi di kawasan perairan laut Muara Jawa Handil Baru Kabupaten Kutai Kartanegera (Kukar) atau lebih dikenal Selat Makassar. Dimana sebuah kapal motor (KM) Ros yang terbuat dari kayu kapal jenis kelotok sedang mengangkut pisang kurang lebih 3 ton,  tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi disertai angin kencang Senin (3/1) dinihari lalu, pukul 03.00 Wita subuh. Dua awak kapal dinyatakan selamat, sementara satu awak kapal lagi hilang disapu gelombang.
Kronologisnya, Kapal Motor dari Sangkulirang Kutai Timur (Kutim) tujuan Kampung Baru Balikpapan Barat itu diawaki tiga orang, terdiri dari nakoda Tenri (42) dan dua orang anak buahnya bernama Herman (30) dan Ipul (18), seluruhnya warga Berau. Ketiganya mencebur ke laut setelah mengetahui kalau kapal mereka mulai tenggelam beserta muatan akibat gelombang besar menerjang kapal tak jauh dari lokasi Rig PT Chevron Indonesia Company (CICo) dan Total E&P Indonesie.
Tenri dan Ipul ditemukan selamat oleh kapal nelayan lain tak jauh dari lokasi awal kejadian Rabu (5/1) sekira pukul 04.30 Wita, keduanya terombang-ambing menggunakan jeriken serta sisa kepingan kayu kapal sedangkan Herman, yang diduga tewas, hingga kini belum ditemukan jasadnya serta tidak diketahui nasibnya.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu S, saat dikonfirmasi Kamis (6/1) kemarin membenarkan peristiwa kecelakaan di laut itu. Dan menyatakan sudah dapat laporan dari Kapolres Kukar.
"Saya sudah dapat laporan dari Kapolres Kukar memang  terjadi insiden kecelakaan karena gelombang dan angin kencang. Dalam kejadian itu dua awak selamat sedangkan satu belum diketahui keberadaanya," tandasnya.
Kedua awak kapal yang selamat itu selama dua hari satu malam terapung-apung di laut sebelum ditemukan kapal lain yang kebetulan sedang lewat dilokasi itu, korban langsung dilaporkan ke Polsek Muara Jawa, Kukar keduanya dalam kondisi lemas juga mengalami luka ringan akibat tergores serpihan kapal kayu saat terjadi gelombang tinggi.
Menurut Kabid Humas Polda Kaltim yang didampingi Kapolres Kukar AKBP Fajar Abdillah dan Kapolsek Muara Jawa AKP Danang Aris mengatakan korban tidak mengalami luka serius. Setelah dimintai keterangan kemudian pulang ke rumahnya dan saat ini keduanya sedang istirahat karena kondisi masih cukup lemah.
Dari keterangan awak kapal yang selamat, kapal mereka diterjang ombak besar dan angin kencang, sehingga muatan jatuh ke laut dan kapal terbalik kami bertiga berusaha menyelamatkan diri dengan memegang jeriken dan atap kapal yang terbuat dari seng dan bersamaan dengan itu kapal terus tenggelam.
‘’Setelah kapal tenggelam kami bertiga masih berkumpul bersama dalam kondisi terapung di laut. Sedangkan Herman terkena hembusan angin kencang terbawa arus gelombang akhirnya terpisah. Kami berusaha mengejar Herman tapi tidak berhasil," ujar ke dua korban.
Ditambahkannya, dalam upaya bertahan hidup sekaligus menunggu pertolongan, Tenri dan Ipul hanya makan pisang mentah muatannya serta minum air laut.
"Kami sempat bertahan selama 48 jam, selama itu terus terapung serta terbawa arus gelombang tinggi ," ujarnya seraya mengatakan, korban hilang  Herman mengenakan baju kaos warna putih dengan gambar Gubenur Kaltim Awang Faroek.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...