Polisi Diminta Pro Aktif Kejar PelakuPencurian Dump Truk di Palaran
2011-01-10 05:11:44
SAMARINDA-Aparat kepolisian diminta pro aktif menyelidiki hilangnya dump truk merk Hino KT 8533 AJ seharga Rp160 juta. Pasalnya, kasus pencurian kendaraan itu telah dilaporkan ke Polresta Samarinda 6 bulan lalu. "Kami sudah berusaha mencari kesana-kemari, bahkan sampai ke Kalteng. Dan juga Juga kami menggunakan jasa paranormal, namun belum ada hasil," kata Bibit, orang tua Bekti pemilik dump truk. warga Jl Trikora Palaran kepada media ini, Minggu (9/1). Meskipun, belum ada tanda-tanda diketemukan dia masih berharap kepada kepolisian untuk pro aktif menangkap pelakunya. Sebab dump truk itu alat satu-satunya mencari nafkah bagi keluarganya. Awalnya, pelaku bernama Golam datang ke rumah korban menawar dump truk tersebut. Setelah tawar menawar, akhir disepakati dengan harga Rp160 juta dan diberi panjar Rp15 juta, dengan catatan surat-suratnya yang sudah habis masa berlakunya agar diperpanjang. Tanpa kecurigaan, pelaku memina izin mencoba kendaraan yang masih mulus itu. Bahkan diuji coba sampai ke Sangasanga. Namun, kecurigaan itu mulai muncul, sebab setelah ditunggu sampai sore hingga malam, truk yang dicoba oleh pelakunya tidak muncul-muncul. "Anak saya percaya truk diuji coba oleh pelakunya. Sebab penjahat itu, berani panjar Rp15 juta dan surat-surat masih ditinggal. Ternyata dia benar-benar penjahat kelas kakap, meskipun truk itu kondisinya "Bodong", berani membawa kabur," ungkap Bibit. Ia juga mengecek tempat tinggal penjahat itu, ternyata Golam tinggal dirumah kost di kawasan Jl Trikora baru satu pekan juga belum lapor ke RT. john
|