Bantuan Pemprov Kaltim Dimanfaatkan Petani Petung

Produksi Meningkat, Infrastruktur jadi Kendala

2011-01-10  05:13:51

SEJAK tahun 2008-2010, dengan bantuan yang diberikan Pemprov Kaltim melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan, ternyata hal itu dimanfaatkan dengan baik seluruh petani padi di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Bahkan hingga 2010 lalu, dengan adanya bantuan yang diberikan Pemprov Kaltim melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim, produksi mereka terus mengalami peningkatan yang cukup tajam.
Meski demikian, walau produksi pertanian padi para petani Petung meningkat setiap tahunnya, namun infrastruktur ternyata tak lepas juga menjadi salah satu kendala petani dalam memproduksi hasil pertanian mereka.
Demikian ditegaskan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan Kaltim Ir Eddy Heflin yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Produksi Dinas Pertanian Kaltim, Ir Gunawan Wibisono ketika ditemui di sela kunjungan evaluasi kinerja Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim selama 2010 di PPU.
“Jadi, sejak 2008-2010 Alhamdulillah produksi padi petani di Petung ini terus mengalami peningkatan. Ini berarti bantuan yang disampaikan Pemprov Kaltim melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim benar-benar dimanfaatkan petani di Petung ini,” ujar Gunawan Wibisono ketika ditemui di sela kunjungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim ke sejumlah daerah di Kaltim, terutama di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, PPU baru-baru ini.
Selain itu, lanjutnya, dalam kunjungan tersebut, melalui Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan juga menyerahkan bantuan sejumlah obat dan pupuk untuk petani Petung, khususnya bagi Kelompok Tani Dewi Sri, yang diterima langsung Ketua Kelompok Tani Dewi Sri Slamet Setu.
“Adapun bantuan yang kami berikan diantaranya, Tamabus sebanyak 16 liter, Manuver 10 liter, Fenval 10 kilogram, Petrokum 20 kilogram, Gramaxone 10 liter, dan Hand Sprayer 1 unit. Semua bantuan diserahkan guna mendukung perkembangan dan kemajuan produksi pertanian di daerah ini, khususnya bagi para petani yang tergabung di Kelompok Tani Dewi Sri,” jelasnya.
Kemudian, dari pada itu, Gunawan menjelaskan, untuk mendukung perkembangan hasil produksi pertanian petani di Petung ini. Badan Layanan Umum (BLU) Dinas Pertanian Tanaman Pangan juga tak bosan-bosannya memberikan masukan dan pemikiran kepada petani, guna meningkatkan wawasan petani dalam mengembangkan produksi hasil pertanian mereka.
“Makanya, dengan adanya bantuan BLU, terutama 2010 lalu, Alhamdulillah produksi pertanian di Kelurahan Petung ini terus meningkat. Optimasi lahan benar-benar dioptimalkan, dan wawasan para petani terus meningkat,” timpalnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Dewi Seri yang juga saat ini terus menekuni profesinya sebagai petani, Slamet Setu mengaku sangat terbantukan dengan adanya dukung Pemprov Kaltim melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim selama ini. Menurutnya, bantuan yang diberikan Pemprov Kaltim sangatlah bermanfaat bagi petani, terutama petani di Petung.
“Baik bantuan pupuk maupun pembinaan secara langsung oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim dimanfaatkan dengan baik. Sebab, apabila bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik dan ditekuni, Insya Allah hasilnya juga baik dan bermanfaat. Yang jelas, bantuan oleh pemerintah sangat direspon baik oleh petani di Petung ini,” ujar Slamet Setu yang juga sebagai penangkar padi di Kelompok Tani Dewi Sri Kelurahan Petung ini.
Dikatakannya, dengan adanya bantuan tersebut, petani di Petung sangat berterima kasih, karena terus dibantu. Bahkan, iya mengaku, dengan bantuan yang diberikan petani di Petung selalu menghasilkan panen 2 kali selama setahun.
“Memang secara prioritas produksi kita bisa unggul, namun mengenai kawasan kita tidak luas,” jelasnya.
Mengenai sistem penanaman padi yang dilakukan oleh Slamet selama ini hingga sekarang juga sudah menggunakan cara jajar legowo. Jelasnya, sistem jajar legowo merupakan penanaman padi yang diatur sedemikian rupa dengan lorong atau ruang terbuka yang cukup lebar.   
“Alhamdulillah, semua ini berkat ilmu yang diberikan kepada kami oleh Pemerintah Provinsi, agar produktivitas petani padi lebih meningkat ke depannya,” ucapnya.
Meski produktivitas panen padi petani di Petung terus mengalami peningkatan, namun menurut Slamet, hal itu juga masih banyak kendala yang dihadapinya, yakni jalanusaha tani yang hingga saat ini belum dapat diwujudkan oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten.
“Kami berharap ke depan jalan usaha tani ini benar-benar diperhatikan, sehingga proses penyaluran produksi hasil tani para petani di sini benar-benar tak mengalami kendala, terutama akses jalannya,” timpalnya.
Untuk produksi hasil pertanian padi di Kelurahan Petung, khususnya di kelompok tani Dewi Sri mengalami 2 kali panen selama setahun. Dan mengenai luasan lahan yang kini berpotensi di Kelurahan Petung seluas 640 hektar, kemudian yang fungsional seluas 700 hektar. Sedangkan lahan yang dimiliki Slamet Setu hanya 4 hektar saja.
Slamet mengaku, 2 kali panen tersebut, yakni dihasilkan pada saat musim gaduh dan rendengan. Sementara, mengenai hasil yang didapatkan dalam dua musim tersebut, yakni musim gaduh sebanyak 4-5 ton perhektarnya dan musim rendengan sebanyak 5-6 ton perhektarnya.
“Jadi, 2010 lalu produksi padi kami telah menghasilkan kurang lebih setahunya 12 ton perhektarnya dalam dua kali musim, dengan harga beras yang dijual Rp 2.500-Rp3.000 perkilogramnya kalau musim kering-kering dan panen-panen,” pungkasnya.mar 

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...