Tambang Bermasalah di Kaltim Mesti Ditelusuri2011-01-11 03:19:35
SAMARINDA-DPRD Kaltim meminta Pemprov menelusuri perusahaan-perusahaan tambang skala besar maupun kecil yang dianggap bermasalah dan mengunakan zat berbahaya untuk mempermudah operasional penambangan. Demikian ditegaskan anggota DPRD Kaltim Ali Hamdi ketika disinggung soal kondisi dan ancaman kerusakan lingkungan, akibat aksi perusahaan tambang nakal. ”Paling tidak, perlu ditelusuri secara mendalam. Jangan sampai dilapangan justru masih ada perusahaan nakal mengunakan zat berbahaya untuk mempermudah penambangan,” ucap Ali Hamdi. Menurut Ali Hamdi merujuk kasus seperti dugaan pencemaran air sungai oleh merkuri hingga menimbulkan rasa gatal itu adalah contoh kecil dan memperkuat dugaan masih banyak perusahaan tambang nakal bersikap demikian. ”Ini contoh kecil. Dan saya kira masih ada perusahaan bertindak nakal serupa dengan kasus Tabang,” tegas Ali Hamdi. Ali Hamdi menuturkan agar lebih efektif dan efisien pemberdayaan terhadap lembaga garda terdepan yakni Dinas Pertambangan dan Dinas Lingkungan Hidup (BLH) lebih pro aktif. Sikap proaktif menurut dia, harus makin terdukung kuat, apabila ada koordinasi erat antara SKPD berkompeten dengan SKPD di kabupaten/kota. ”Itu sangat penting sehingga dideteksi terhadap masalah lingkungan bisa lebih tajam terditeksi,” kata Ali Hamdi. Menurut dia, koordinasi mesti ditata sedemikian rupa dan terpola dan membuang ego sektoral. Dan, dia tidak memungkiri ego sektoral kerap menjadi biang kehancuran dan memperlemah koordinasi antara lembaga. Bukan bermaksud menuding kondisi itu selama ini sudah muncul dan berkembang tumbuh subur sejak muncul era otonomi daerah. ”Paling tidak sejak itu koordinasi menjadi barang berharga dan sulit untuk diwujudkan,” tegas Ali Hamdi. Namun diera saat ini, Ali Hamdi menuturkan adalah era untuk melakukan perbaikan koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota. ”Dan mulai sekarang koordinasi itu menjadi bagian penting untuk diutamakan,” harap Ali Hamdi. adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...