Transmigrasi Jadi Syarat KTM2011-01-12 04:58:16
TANJUNG REDEB, Tidak dipungkiri, program transmigrasi yang sementara ini tengah dipending pemerintah Berau, memiliki arti penting guna menunjang program Pemkab Berau. Rencana realisasi kota terpadu Mandiri (KTM) kampung Labanan, perlu dilakukan dengan memasukan penduduk luar atau transmigrasi yang diplot dalam paket perencanaan seperti sempat disampaikan Kepala Dinas tenaga Kerja dan Trasmigrasi Berau Drs Armyn Zulkiflie. “Nantinya akan tersinkronisasi dengan program daerah terutama dalam peningkatan pembangunan suatu wilayah di Kabupaten Berau ataupun daerah lainnya. Sebab program transmigrasi yang mana pada awalnya guna mengurangi kepadatan suatu daerah oleh pusat pada intinya memiliki dampak positif lain bagi daerah tujuan transmigrasi,”ungkap Armyn kepada media ini. Salah satunya menurut Amyn akan masuk dalam paket rencana Pemkab Berau membangun KTM di Labanan. Sebab untuk mengisi area KTM nantinya akan membutuhkan jumlah penduduk yang salah satunya secara terprogram dapat dilakukan dengan cara transmigrasi, termasuk untuk program KTM di Labanan. Dari rencana itu disebutkan, sampai saat ini kendati baru sebatas penyiapan rencana Detail Engneering Desain (DED), namun persiapan penerimaan transmigrasi disebutkan juga harus diperhatikan sejak kini. Penempatan sejumlah penduduk nantinya tidak dapat serta merta dilakukan dengan perpindahan penduduk setempat yang biasanya tidak dapat terfokus satu area mengingat faktor tekhnis lainnya terlebih jika penduduk dimaksud sudah memiliki kehidupan layak di Berau ini. Terkait masalah harapan sebagaimana disampaikan Bupati Berau untuk sementara waktu menghentikan penerimaan transmigrasi menurut Armyn beberapa waktu lalu tidak berbenturan dengan masalah itu. "Karena itu juga berdasarkan pertimbangan kesejahteraan masyarakat dari kondisi transmigrasi, yang jika tidak terkontrol maka akan dapat menimbulkan masalah baru terutama perhatian pemerintah kepada penduduk trans. Kita upayakan bagaimana penduduk transmigrasi yang sudah ada disini bisa mandiri terlebih dahulu baru kita terima lagi, kasihan kan kalau yang ada masih belum terperhatikan dengan optimal lalu masuk lagi penduduk baru," ujarnya lagi. Kembali mengenai masalah persiapan KTM ditambahkan, untuk tahun 2010 ini Disnakertrans mengupayakan penyelesaiannya termasuk persiapan lainnya seperti rancangan tekhnis kesiapan wilayah untuk dijadikan Kota terpadu. Tahun 2011 nantinya diharapakan dapat segera dimulai realisasi pembangunan fisik.Untuk dana sendiri kendati tidak menyebutkan jumlah pasti namun dikatakan telah tersedia untuk tahap awal persiapan rancangan KTM. Dengan wilayah dan geografis yang potensial menjadi pertimbangan Pemkab Berau memilih Labanan sebagai area pengembangan wilayah Kota. "Selain letaknya yang tidak terlalu jauh dengan ibu kota Kabupaten, juga memiliki potensi pengembangan yang baik serta berada pada titik lintas antar Kabupaten dalam Provinsi Kaltim. Untuk wilayah itulah nantinya penerimaan transmigrasi kita tempatkan dan kita harapkan dapat segera terealisasi dengan baik sesuai target pemkab Berau dalam pengembangan pembangunan di Berau ini," tandas Armyn. as
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...