Tahun Ini Distan Cetak 600 Hektar Sawah Gunakan Sistem Padat Karya
2011-01-12 06:34:48
Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Distan) tahun ini akan mencetak 600 hektar sawah baru yang tersebar di beberapa kecamatan. Pencetakan sawah baru tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi padi di Kukar. Kepala Bagian Pengembangan Lahan Distan Kukar, Giarto mengatakan, percetakan sawah baru tersebut merupakan program yang dibiayai APBN dengan didampingi dana dari APBD. Dijelaskan, dana dari APBN tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan sosial (bansos) dimana dalam pelaksanaan kegiatan (pencetakan sawah, red) dilakukan oleh kelompok tani masing-masing. Artinya, kegiatan dilaksanakan dengan sistem padat karya, dimana dana pencetakan sawah dimasukan langsung ke rekening masing-masing kelompok dan pekerjaan diserahkan sepenuhnya kepada kelompok. Dulunya, pekerjaan dilaksanakan dinas melalui pihak ketiga. "Dalam kegiatan tersebut, pihak dinas hanya memfasilitasi sedang pekerjaan diserahkan langsung ke kelompok tani. Kita hanya membantu mengawasi karena tetap merupakan tanggungjawab dinas," kata Giarto. Mengenai sistem pelaksanaan pekerjaan, Giarto menjelaskan, jika dilihat dari efesiensi memang biaya pencetakan per hektar sawah yang dilaksanakan lngsung kelompok tani akan lebih kecil dibanding jika dilaksanakan pihak ke tiga melalui dinas. Hanya saja menurut Giarto, ada sedikit kekhawatiran atas pekerjaan tersebut jika tidak ditangani dengan baik, terutama menyangkut tanggungjawab. Pasalnya, seluruh biaya diterima langsung oleh kelompok tani selaku pelaksana pe kerjaan dan jika dana tersebut salah kelola maka akan berakibat pada dinas selaku penanggungjawab. "Berbeda jika dikerjakan pihak ketiga, dimana dana diserahkan sesuai dengan persentase pekerjaan. Misalnya kalau baru selesai 50 persen ya kita bayar 50 persen. Artinya pembayaran diberikan sesuai dengan hasil pekerjaan yang dilaksanakan," ungkap Giarto. Namun demikian, lanjut Giarto, tiap kelompok tani sudah mendapat pelatihan terkait pekerjaan yang dilaksanakan dan dinas juga menyediakan petugas lapangan sebagai pendamping. Selain itu, segala petunjtuk pelaksanaan kegiatan sudah diberikan oleh pihak pusat dan diharapkan dipahami seluruh kelompok. Giaorti menambahkan, untuk anggaran kegiatan percetakan sawah dimaksud dilaksanakan termasuk didalamnya adalah saprodi, yaitu dilaksanakan bukan hanya untuk percetakan tapi sampai pada pengolahan lahan dan pemupukan. Diharapkan program tersebut akan membantu dalam program peningkatkan produksi padi di Kukar selain adanya optimalisasi lahan dan penggunaan benih unggul, guna pencapaian target peningkatan produksi padi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta Kukar sebagai daerah lumbung padi di Kaltim. yd
|